Suara.com - Mengusung tema "Elevate Your Senses," festival tahunan yang menggabungkan musik jazz dan fashion, "Bajafash" kembali hadir dengan edisi keenamnya.
Menjanjikan pengalaman sensorial yang unik melalui perpaduan musik jazz yang beragam dan pertunjukan fashion yang memukau, Bajafash yang bakal digelar pada 1-3 November 2024 di Semar Stage, Panbil Nature Reserve, Batam ini bersamaan dengan libur panjang Hari Raya Deepavali.
Pengalaman Musik dan Fashion di Tengah Alam Batam
Bajafash Vol. 06 akan menjadi panggung bagi berbagai genre musik jazz, mulai dari Jazz Choir, Jazz Melayu, Latin Jazz, hingga Indian dan Mandarin Jazz. Beberapa musisi ternama yang akan tampil di antaranya Andien, NonaRia, The Shangs Sister, Rio Moreno Latin Quartet, dan banyak lagi.
Para penonton akan disuguhi harmoni musik jazz dari berbagai belahan dunia yang disajikan dalam suasana alam terbuka hutan Pelawan yang segar.
Selain pertunjukan musik, Bajafash juga akan menampilkan karya dari para desainer fashion yang berfokus pada pengangkatan kearifan lokal Indonesia melalui desain global.
Indonesian Fashion Chambers (IFC) turut serta sebagai mitra komunitas pada acara ini, menampilkan karya-karya yang memadukan nuansa tradisional dan modern, menciptakan pengalaman "melting pot" dari segi budaya dan fashion.
Kolaborasi Musik, Fashion, dan Keberlanjutan
Tidak hanya menawarkan hiburan, festival tahunan ini juga berkomitmen pada keberlanjutan lingkungan. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, festival ini akan berkolaborasi dengan gerakan World Clean Day (WCD) untuk menerapkan konsep zero waste.
Berbagai langkah konkret diambil untuk mengurangi sampah selama acara berlangsung, termasuk mendaur ulang limbah plastik, mengolah sisa makanan menjadi biopori, dan memanfaatkan limbah kertas menjadi produk baru.
Puntung rokok dan sampah lainnya juga akan dikumpulkan dan diolah kembali untuk memastikan tidak ada limbah yang terbuang sia-sia.
Baca Juga: Padu Padan Ala Rose BLACKPINK: Bikin Gaya Krem Makin Trendi
Indina Putri Fadjar, Founder dan Principal Komunitas Bajafash, menegaskan bahwa komunitas ini tidak hanya fokus pada hiburan semata, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
“Kami berkomitmen untuk menjadi event ramah lingkungan sepenuhnya. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberlanjutan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam acara besar seperti Bajafash,” ujarnya.
Aktivitas Menarik untuk Semua Kalangan
Selain musik dan fashion, Bajafash juga menghadirkan berbagai kegiatan interaktif yang dapat diikuti oleh semua kalangan. Mulai dari lomba kreativitas untuk anak-anak, workshop jazz, hingga talkshow yang membahas berbagai topik menarik tentang ekonomi kreatif dan lingkungan.
UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau juga akan turut serta meramaikan acara dengan membuka pop-up shop dan bazar yang menampilkan produk lokal seperti kerajinan tangan, kuliner, serta produk fashion.
Masyarakat yang ingin menghadiri acara ini, tiket reguler telah tersedia di aplikasi Tiket.com dengan harga Rp 350.000 per orang. Bajafash menawarkan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan perpaduan budaya yang unik sambil menikmati keindahan alam Batam dalam suasana libur panjang.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, Bajafash Vol. 06 diharapkan dapat menjadi acara yang tidak hanya memperkuat Batam sebagai destinasi wisata budaya dan hiburan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik