- Saham GOTO mengalami penurunan 21,35 persen hingga terkena ARB pada sesi pertama perdagangan Senin, 28 September 2026.
- Penurunan saham GOTO di level Rp43 memberikan kontribusi negatif terbesar terhadap pelemahan IHSG sebesar -12,909 poin.
- IHSG secara keseluruhan ditutup sementara di zona merah pada level 6.181,43 atau melemah 0,97 persen.
Suara.com - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi korban dari kebijakan harga saham mentok Rp1. Sebab, GOTO menempati posisi pertama dalam daftar laggards atau saham dengan kinerja terburuk pada sesi I, Senin, 28 September 2026.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, saham GOTO berada di level Rp43, turun Rp7 atau 21,35 persen, bahkan langsung terkena Auto Rejection Bawah (ARB).
GOTO juga menjadi saham dengan kontribusi penurunan terbesar terhadap IHSG dari daftar laggards, yakni sebesar -12,909 poin.
Pada perdagangan yang sama, IHSG juga berada di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup sementara di level 6.181,43, melemah 60,46 poin atau 0,97 persen.
IHSG sempat dibuka di level 6.209,75 dan bergerak pada rentang 6.174,31 hingga 6.227,90.
Tekanan di pasar saham juga terlihat dari jumlah saham yang bergerak turun. Sebanyak 496 saham melemah, sedangkan 193 saham menguat dan 229 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Dalam daftar 20 saham laggards yang dirangkum Phintraco Sekuritas, GOTO berada di posisi teratas dengan penurunan 21,35 persen.
Di bawah GOTO, terdapat MORA yang turun 7,33 persen menjadi Rp4.550. Kemudian BBCA melemah 7,33 persen ke Rp6.200.
Selanjutnya, FORU turun 5,14 persen ke Rp306, sedangkan TLKM melemah 4,60 persen ke Rp2.380.
Saham MDKA juga tercatat turun 4,02 persen ke Rp2.980, disusul BRMS yang melemah 3,71 persen ke Rp645.
Sementara itu, ANTM turun 3,20 persen ke Rp3.130 dan AMMN terkoreksi 2,80 persen ke Rp4.680.
Di sektor perbankan, BMRI tercatat melemah 2,71 persen ke Rp4.060, sedangkan BBRI turun 2,42 persen ke Rp3.140.
Dengan penurunan 21,35 persen, pergerakan GOTO menjadi salah satu tekanan terbesar di pasar pada sesi I perdagangan Senin.