Suara.com - Raffi Ahmad memang dikenal sebagai salah satu selebriti yang dermawan sebab memiliki kebiasaan berbagi yang luar biasa. Baru-baru ini, saking banyaknya orang yang telah dibantu, suami Nagita Slavina tersebut lupa dengan kebaikan yang pernah ia lakukan di masa lalu.
Hal tersebut terlihat saat Raffi Ahmad bertemu kembali dengan pemilik mobil Starlet kuning keluaran tahun 1991 yang pernah dibelinya. Mobil tersebut memang rupanya merupakan mobil kesayangan seorang bocah bernama Hafiy.
Beberapa tahun lalu, mobil yang ia namakan Bumblebee karena warnanya yang kuning itu terpaksa dilelang untuk biaya terapi lanjutan sang bocah. Sebab, hasil penjualannya bakal digunakan untuk membeli kaki palsu Hafiy.
Dalam postingan yang Suara.com kutip dari akun TikTok @/rangkaian.cerita, Raffi Ahmad kemudian kembali bertemu dengan Hafiy dan sang ayah di sebuah acara. Mereka pun berbincang, dari sanalah terlihat ayah dua anak tersebut lupa dengan pertolongan yang pernah ia lakukan pada bocah kecil itu.
"Jadi ceritanya, enggak sengaja ketemu di acara mobil. Terus Haikal bilang, 'Ini yang waktu itu ditolongin'. (Terus aku bilang), 'Yang mana'," cerita Raffi Ahmad.
Melihat Raffi Ahmad yang sudah lupa soal pertolongan untuk keluarganya, ayah Hafiy pun membantu menjelaskan. Konon, pria 37 tahun tersebut sempat membeli mobil Starlet berwarna kuning yang dijual untuk pengobatan anaknya.
"Kami mau jual Starlet kuning. Waktu itu untuk Hafiy," jelasnya. "Ah, terus aku beli kan?" tanya Raffi. "Iya, Aa' beli," jawab lelaki yang duduk di depan Raffi Ahmad.
Mengejutkannya, setelah membayar, Raffi Ahmad malah tidak mengambil mobil tersebut. Padahal tentu saja ia sudah mengeluarkan uang tak sedikit demi membeli mobil Starlet tersebut.
"Itu mobil kami, mobil keluarga (dijual)," ujar lelaki tersebut. "Aduh maaf ya, aku beli," ucap Raffi.
Baca Juga: Dituding Lakukan Gentrifikasi, Sumber Cuan Raffi Ahmad Terancam Diboikot
"Tapi hebatnya, Aa' beli (mobilnya) tapi enggak diambil," lanjut ayah Hafiy menjabarkan kronologis transaksi unik tersebut.
Mendengar pengakuan tersebut, Raffi Ahmad malah ikut terkejut dengan hal yang dilakukannya sampai menepuk jidatnya sendiri.
"Gua nggak ambil? Allahuakbar," kata Raffi Ahmad yang sangat terkejut sambil tertawa terbahak.
"Mobilnya nggak diambil, duitnya nggak dikurangin," ujar pria tersebut sambil bertepuk tangan.
Bahkan, berkat hal tersebut, mobil Starlet kesayangan anaknya masih ada di rumah mereka sampai hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah