Suara.com - Pebulutangkis legendaris Taufik Hidayat turut dipanggil oleh Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, pada Selasa (15/10/2024). Seperti para tamu yang lain, Taufik juga mendatangi rumah Kertanegara dengan memakai kemeja batik formal.
"Tadi saya dipanggil sama Pak Prabowo, saya diminta untuk membantu di kabinetnya beliau, ya sesuai dengan bidangnya saya sebagai atlet, di mananya nanti arahan dari beliau aja," ujar Taufik, dikutip pada Rabu (16/10/2024).
Wacana bergabungnya Taufik dalam kabinet Prabowo tampak disikapi dengan positif oleh sebagian besar warganet. Tentu saja publik berharap Taufik akan bergabung di Kemenpora sebagaimana bidang yang dikuasainya.
Taufik Hidayat Pernah Kapok Masuk Pemerintahan
Padahal pada tahun 2020 lalu, Taufik Hidayat pernah mengaku sudah merasa jera bergabung dalam pemerintahan. Hal ini tentu tidak lepas dari namanya yang sempat terseret dalam kasus suap dan gratifikasi oleh eks Menpora, Imam Nahrawi.
Taufik diketahui sempat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Padahal cuma diperiksa doang, tapi namanya nama dia semua. Nama menterinya, Bapak Imam Nahrawi, dikit banget," ujar Deddy Corbuzier dalam podcast-nya bersama Taufik pada tahun 2020.
Kasus itulah yang tampaknya membuat Taufik enggan kembali terjun ke dunia pemerintahan. Padahal saat itu Taufik hanya ingin mencoba mencari pengalaman sebagaimana diarahkan oleh sang mertua, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Agum Gumelar.
"Asli sih gue kapok," kata Taufik yang langsung membuat Deddy tertawa. "Gue tadinya cuma pengin belajar, karena mertua gue yang di pemerintahan, terus pikiran mereka, 'Siapa lagi sih selain Bokap yang mau nerusin di situ?'"
"Akhirnya gue coba yang tadinya di organisasi olahraga ya, di bulutangkisnya sendiri, akhirnya di pemerintah. Ternyata, gue bilang, 'Waduh, udah nggak sejalan nih, kiamat lah'," lanjutnya.
Baca Juga: Beda Pendidikan Raffi Ahmad vs Giring Ganesha, Seleb Masuk Kandidat Kabinet Baru Prabowo Subianto
Saat itu Taufik memang sempat menjabat sebagai Staf Khusus Menpora. Namun menurut Taufik, Kemenpora saat itu sudah terlalu banyak dihuni oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.
"Kalau bisa dibilang kasarnya tuh sekarang, gue cuma berpikir, siapapun di situ menterinya, akan sama aja. Itu harus setengah gedung dibongkar, tikusnya banyak, banyak banget," tutur Taufik.
Namun tampaknya kini Taufik sudah berkenan untuk kembali mengabdikan diri di jajaran pemerintah. Beredar dugaan Taufik akan menjadi Wamenpora mendampingi Dito Ariotedjo.
Tag
Berita Terkait
-
Beda Pendidikan Raffi Ahmad vs Giring Ganesha, Seleb Masuk Kandidat Kabinet Baru Prabowo Subianto
-
Pandangan Politik Taufik Hidayat, Dulu Menjauh dari Kemenpora, Kini Ditugasi Prabowo Jadi Wamen?
-
Beda Kelas Stella Christie dan Giring Ganesha, Disebut Kebanting Oleh Warganet
-
Jumlah Kekayaan Taufik Hidayat Yang Pernah Jadi Atlet Miliarder di Indonesia
-
Diminta Prabowo Untuk Membantu, Taufik Hidayat Akan Jadi Menteri Apa?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan