Suara.com - Jajaran menteri kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bakal ikut diramaikan oleh sosok Stella Christie.
Nama Stella Christie cukup asing di telinga masyarakat Tanah Air. Namun, Stella bukan sosok yang kaleng-kaleng. Stella ternyata merupakan sosok guru besar dari salah satu perguruan tinggi ternama di Tiongkok.
Adapun Stella santer dikabarkan bakal ikut menjadi menteri Prabowo usai dipanggil ke kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Selasa (15/10/2024 )bersama 48 kandidat calon menteri lainnya.
Lantas, seperti apa rekam jejak pendidikan Stella Christie yang turut dilirik oleh Prabowo Subianto.
Profesor muda punya segudang pengetahuan psikologi
Setelah ditelusuri, Stella Christie ternyata lahir di Indonesia. Profesor muda bidang psikologi ini lahir di Medan, Sumatera Utara pada 11 Januari 1979.
Ia lahir dan besar di Jakarta dan sempat menuntaskan pendidikan tingkat SMA di SMA Santa Ursula, Jakarta.
Seusai menikmati masa berseragam putih abu-abu, Stella Christie akhirnya terbang ke Norwegia untuk berkuliah di Red Cross Nordic United World College, Norwegia.
Tak puas dengan gelar Sarjana, Stella Christie melanjutkan studi ke Harvard University dengan beasiswa penuh.
Baca Juga: Mengenal Cognitive Science, Ilmu di Balik Kecerdasan Manusia yang Dikuasai Calon Menteri Prabowo
Stella tak berhenti di situ dan tetap melanjutkan studinya ke jenjang S3 di Northwestern University dan meraih gelar Ph.D. pada tahun 2010.
Selepas mendapat gelar doktor, Stella kembali mengabdikan dirinya dengan menjadi peneliti di University of British Columbia, Kanada, pada 2012.
Stella akhirnya mendapat kesempatan untuk mengajar sebagai Assistant Professor di Swarthmore College, Amerika Serikat.
Tekuni bidang psikologi kognitif
Kandidat calon menteri Prabowo ini punya spesialisasi di bidang psikologi kognitif, yakni ilmu yang mempelajari kecerdasan manusia.
Stella merintis segudang penelitian di berbagai jurnal, seperti Current Biology, Cognitive Science, dan Scientific Reports.
Berita Terkait
-
Mengenal Cognitive Science, Ilmu di Balik Kecerdasan Manusia yang Dikuasai Calon Menteri Prabowo
-
Ada 23 Calon Menteri Dari Parpol, Prabowo Diwanti-wanti Potensi Korupsi APBN
-
Dyah Roro Esti Anak Siapa? Politisi Muda Calon Wamen Prabowo Bukan Kaleng-kaleng!
-
Profil Tsinghua University, Kampus Tempat Stella Christie Mengajar Ranking Berapa?
-
Raffi Ahmad hingga Gus Miftah Dipanggil Prabowo Subianto, Dokter Tifa Beri Respons Menohok
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana