Suara.com - Jam Koma Gen Z menjadi istilah yang sedang viral di media sosial seperti TikTok dan X. Sesuai maknanya, jam koma Gen Z banyak dikaitkan dengan kondisi kelelahan hingga penurunan energi yang dialami seseorang, terutama para gen Z. Karena hal ini, tak sedikit yang penasaran dengan cara mengatasi jam koma Gen Z.
Seperti yang diketahui, Gen Z adalah istilah yang digunakan untuk menyebut generasi yang lahir pada kisaran tahun 1997 sampai 2012. Generasi ini merupakan generasi muda dan tidak pernah mengenal kehidupan tanpa teknologi sedari lahir. Mereka menjadi generasi pertama yang lahir serta tumbuh di era smartphone dan media sosial.
Pengertian Istilah Jam Koma Gen Z
Jam koma kini menjadi istilah yang populer di kalangan gen Z untuk menggambarkan waktu-waktu tertentu di mana energi mereka mengalami penurunan secara drastis sehingga susah konsentrasi. Dampaknya, mereka jadi lebih sulit melakukan aktivitas sehari-hari yang ringan dan terasa mudah.
Biasanya, kondisi ini kerap terjadi sekitar pukul 14.00 sampai 16.00, atau larut malam setelah melakukan aktivitas seharian penuh. Di waktu-waktu tersebut, gen Z akan merasa sangat lelah secara fisik hingga mengalami kelelahan mental, sehingga membuat produktivitasnya menurun drastis.
Fenomena tersebut berkaitan erat dengan pola hidup serta tuntutan sosial yang dialami para Gen Z, terutama karena paparan media sosial hingga kehidupan digital yang terus-menerus harus dihadapai. Kebiasaan itu cenderung membuat mereka tidak bisa beristirahat dengan cukup, hingga mengalami burnout lebih cepat.
Jika otak dipaksa bekerja tanpa henti, misalnya karena terlalu lama berhadapan dengan gadget, maka bisa menyebabkan kelelahan kognitif. Selain itu membuat kelelahan mental akibat stres bisa memperparah situasi yang menyebabkan otak semakin sulit untuk berkonsentrasi. Jam koma sendiri bukan merupakan istilah medis, fenomena tersebut kerap dikaitkan dengan brain fog atau kabut otak.
Jam koma digunakan untuk menggambarkan perlunya jeda atau istirahat sejenak di antara aktivitas yang padat untuk memulihkan energi serta menjaga kesehatan mental seseorang.
Cara Mengatasi Jam Koma Gen Z
Baca Juga: Dibalik Istilah Jam Koma Gen Z, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Terdapat beberapa cara yang efektif untuk mengatasi jam koma hingga kembali meningkatkan fokus, di antaranya:
1. Olahraga secara rutin
Melakukan olahraga secara rutin tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik namun juga baik bagi kesehatan mental. Aktivitas satu ini bisa membuat perasaan membaik, meningkatkan aliran darah ke otak, memberikan energi baru, serta mengurangi gejala kelelahan mental. Olahraga juga penting untuk menjaga metabolisme seperti aliran darah dan oksigen yang masuk ke otak agar tetap fokus,
2. Relaksasi
Relaksasi bisa membantu menenangkan otak usai mengalami kelelahan. Apabila tubuh dan pikiran terasa rileks, otak bisa beristirahat sementara waktu dan kembali bekerja secara lebih efisien.
Relaksasi dapat dilakukan seperti melakukan meditasi, mendengarkan musik yang menenangkan, melakukan pernapasan dalam, yoga atau menikmati pemandangan alam yang menenangkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tak Sekadar Berbagi, Ini Upaya Agar Kegiatan Sosial Punya Dampak Berkelanjutan
-
5 Keutamaan Puasa Syawal 6 hari dan Maanfaatnya Bagi Umat Islam
-
7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Cepat Pegal
-
Rekam Jejak Letjen Yudi Abrimantyo, Kabais TNI yang Mundur Buntut Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Kapan Waktu yang Tepat untuk Peeling Wajah? Ini 3 Produk yang Aman buat Pemula
-
6 Cara Mengatasi Mata Bengkak: Praktis, Cepat, dan Mudah Diterapkan
-
3 Pilihan Sunscreen Wardah untuk Mencerahkan Wajah Kusam Usai Mudik Lebaran
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari di Bawah Rp300 Ribu, Murah tapi Berkualitas
-
Ramalan Zodiak Cinta 26 Maret 2026: Momen Tepat Virgo Temukan Jodoh
-
SNBT 2026 Bisa Pilih Berapa Jurusan? Ini Ketentuan dan Cara Memilihnya