Istri Uya Kuya, Astrid Kuya, diketahui baru saja dilantik menjadi anggota DPRD DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu. Pada salah satu kesempatan, ia tampak memamerkan gantungan boneka labubu yang ia miliki. Sikapnya ini tentu saja menuai banyak kritikan dari warganet.
Sebagian besar menilai bahwa sikap Astrid Kuya ini kurang pantas karena pamer barang mahal padahal ia sendiri adalah seorang wakil rakyat. Seperti diketahui, harga satu buah boneka labubu bisa mencapai jutaan rupiah.
Meski demikian, aksi terbarunya yang tanpa ragu menyuarakan pendapatnya tentang anggaran membeli laptop untuk anak SD menuai banyak dukungan. Berdasarkan sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @lambegosiip beberapa waktu yang lalu, istri dari Uya Kuya ini vokal menyuarakan pendapatnya.
“Kalau hitung cepat kira-kira 1 anak itu dapat laptop 23 juta, kemarin saya beli laptop harganya Cuma 7-10 juta,” ujar Astrid Kuya.
Ia lantang menyuarakan hal ini lantaran anggaran yang ditetapkan untuk membeli laptop bagi anak SD adalah Rp23 juta per orang dengan total anggaran hingga Rp700 juta. Aksinya ini tentu saja juga menuai banyak respons dari warganet
“Nah begini kerja nyata, gas bu Astrid, semoga selalu jujur dan amanah, jangan takut bu Astrid, rakyat bersamamu,” ujar seorang netizen.
“Enggak masalah artis jadi anggota DPR, asal benar-benar mewakili rayat, menyala bu,” ujar netizen lainnya ikut menimpali.
Di samping itu, tidak sedikit pula yang merasa penasaran dengan latar belakang pendidikan Astrid Kuya. Ditilik dari berbagai sumber, berikut adalah latar belakang pendidikan Astrid Kuya.
Latar belakang pendidikan Astrid Kuya
Baca Juga: Ajang Pamer? Deretan Tas Branded yang Ditenteng Keluarga Pejabat di Acara Pelantikan
Perempuan yang memiliki nama lengkap Astrid Khairunisha dan nama asli Astrid Margaretha ini lahir pada tanggal 20 Maret 1980. Ia dikenal dengan nama Astrid Kuya usai menikah dengan Uya Kuya. Keduanya menikah pada tanggal 17 Mei 2003
Berdasarkan info pemilu dari laman lezen.id, ibu dari dua anak ini merupakan lulusan Universitas Sahid Jakarta pada tahun 1998-2002. Hanya informasi mengenai universitas tempat Astrid Kuya berkuliah saja yang tersedia, sedangkan informasi lainnya seperti riwayat pendidikan SD hingga SMA tak dicantumkan.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup