Suara.com - Perusahaan skincare milik Rey Utami baru-baru ini mendapat penghargaan. Bisnis kecantikan Rey Utami bersama suaminya, Pablo Benua bernama Kharites Beauty itu mendapat penghargaan dari Ikatan Notaris Indonesia sebagai Perusahaan Network Marketing dengan legalitas terlengkap dan terbaik.
Kharites Beauty sebelumnya juga dapat pengakuan sebagai Skincare Terbaik di Indonesia pada bulan Mei 2024 dari Indonesia Quality Observer. Padahal perusahaan skincare Rey Utami tersebut baru soft lauching pada 10 Oktober 2024 lalu.
Produk skincare Rey Utami tersebut dinilai unggul karena memakai bahan-bahan aktif premium yang diimpor langsung dari Korea Selatan sehingga memberi hasil maksimal bagi penggunanya. Sukses punya bisnis skincare, apa saja bisnis milik Rey Utami? Simak penjelasan berikut ini.
Bisnis Rey Utami
1. Kuliner
Rey Utami punya bisnis kuliner bernama Rumah Kuliner Reyutami atau Kuliner Sentul yang dirintis pada tahun 2020-2021 lalu. Makanan yang dijual dalam usaha kuliner Rey ini antara lain berbagai macam masakan Indonesia, seperti sup gurame, ayam geprek, lele goreng, dan masih banyak lainnya.
2. Properti
Rey Utami Pablo Benua juga menjalankan bisnis properti yang berlokasi di Highland Inggris. Ada juga usaha konstruksi bernama CV Benua Jaya Konstruksi yang berfokus pada konstruksi dan konsultan. Selain itu Rey juga punya properti lebih dari 500 unit aset rumah mewah siap huni yang diperjualbelikan di Kawasan Sentul City.
3. Tambang Nikel
Selain itu Rey Utami dan Pablo Benua juga punya usaha tambang nikel. Keduanya memiliki tambang nikel di daerah Sulawesi Tengah, bahkan Pablo diketahui menaungi 4 perusahaan tambang dengan lahan seluas 35 hektar yang terbagi di beberapa daerah.
Baca Juga: Berapa Tarif Endorse Tasya Farasya? Disanjung Dokter Detektif Tak Asal Promosi Skincare
4. Skincare
Seperti disebutkan di atas, Rey Utami punya bisnis skincare yang sukses bernama Kharites Beauty. Dalam bisnis di bidang kecantikan ini, dia memegang jabatan sebagai CEO dari Kharites Beauty International.
Produk kecantikan dari bisnis skincare Rey Utami ini terdiri dari facial wash, serum, toner sampai cream. Bahkan Rey juga mempunyai beauty lounge dengan 24 cabang tersebar di seluruh Indonesia.
5. Fashion
Selain produk kecantikan, Rey Utami juga punya bisnis fashion. Dalam usahanya ini, dia menjual berbagai pakaian sehari-hari, muslim, hingga mukena.
6. Presenter
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan