Suara.com - Dalam waktu yang berdekatan, Farhat Abbas kerap melaporkan sejumlah tokoh publik ke polisi. Mulai dari Pratiwi Noviyanthi, Pablo Benua, hingga yang paling ramai menerima sorotan publik adalah Denny Sumargo.
Adapun sosok Farhat Abbas yang hobi lapor itu membuat kekayaannya ikut menuai rasa penasaran. Sebagai advokat yang sudah punya banyak jam terbang, berapa harta mantan suami Nia Daniaty ini? Berikut informasinya.
Kekayaan Farhat Abbas
Tak diketahui pasti berapa jumlah kekayaan Farhat Abbas. Namun, dalam sebuah acara televisi pada tahun 2018 lalu, ia pernah mengaku memiliki uang lebih dari Rp 300 miliar saat usianya masih tergolong muda, yakni 29 tahun.
Kekayaan tersebut diperoleh dari pekerjaannya sebagai advokat. Sementara soal tarif, Farhat tidak pernah menyebut angka pastinya. Hanya saja, ia kerap mengaku bahwa dirinya selevel dengan Hotman Paris.
Jika begitu, maka Farhat Abbas pun bisa memiliki tarif yang fantastis. Adapun biaya terendah untuk menyewa Hotman sekitar Rp100 juta per kasus sederhana. Dengan kata lain, bayaran Farhat sebagai seorang pengacara tak terlalu jauh perbedaannya
Bukan hanya berkarier di dunia hukum, Farhat juga memiliki sejumlah bisnis untuk menambah kekayaannya. Ia diketahui membuka usaha kuliner berupa bakso khas Makassar yang dinamai TAYAMI Nyuknyang.
Selain itu, Farhat Abbas juga memiliki sebuah villa di kawasan Cipendawa, Cipanas, Jawa Barat. Villa ini tentu dapat menambah kekayaan Farhat, karena ia menyewakannya untuk publik yang butuh tempat istirahat.
Farhat Abbas Laporkan Denny Sumargo
Baca Juga: Lawan Bupati Terkaya di Kabupaten Termiskin, Segini Beda Harta Lucky Hakim vs Nina Agustina
Baru-baru ini, Denny Sumargo dilaporkan Farhat Abbas ke Polres Metro Jakarta Selatan. Perkaranya berupa ujaran kebencian yang dianggap melanggar Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 16 Undang-Undang.
"Iya betul (Farhat Abbas melaporkan Denny Sumargo) terkait ujaran kebencian," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi, saat ditemui awak media, Jumat (8/11/2024).
Laporan tersebut diketahui buntut dari kedatangan Densu ke rumah Farhat beberapa waktu lalu. Densu sendiri sambangi Farhat karena ingin menjawab tantangan sang advokat yang hendak menghajarnya.
Densu saat itu dipersilakan masuk ke rumah Farhat tanpa membawa kamera. Namun, ia menolak dan ingin bersama tim dokumentasi. Meski sempat terjadi perdebatan, Densu pun diizinkan untuk membawa kameramen.
Dalam kesempatan itu, Farhat menjelaskan alasannya mengatakan ingin menghajar karena terpancing komentar Densu yang menyebutnya 'tae'. Ia merasa tersinggung karena kata ini bermakna kotoran.
"Katanya ada omongan tai, saya pikir saya ini dikatai tai. Jadi, yang saya mau tanya, tai itu apa maksudnya?" tanya Farhat Abbas.
"Saya punya konotasi. Pertama bahasa Korea artinya hebat, tae dalam bahasa Bugis artinya tidak. Kau orang Bugis, tidak tahu (apa itu tae), dari mana darah kau?" timpal Densu.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis