Suara.com - Polda Sulsel merilis 6 merek kosmetik yang diduga mengandung raksa atau merkuri pada Jumat (8/11/2024). Salah satunya adalah produk skincare Maxie Glow.
Terkait hal ini Pemilik usaha kosmetik Maxie Glow angkat bicara usai produknya disebut mengandung merkuri oleh pihak kepolisian.
Konsultan Maxie Glow, kini bernama Maxie Skincare, Andi Raja Nasution mengatakan bahwa dari tujuh produk Maxie Skincare, semuanya telah menjalani pemeriksaan oleh BPOM.
"Berdasarkan data yang kami terima, ada tujuh produk Maxie yang diuji sampelnya oleh BPOM," ujar Andi Raja.
"Pengambilan sampel dilakukan pada 28 Oktober 2024. Hasilnya, ketujuh produk Maxie tersebut dinyatakan negatif," lanjutnya.
Adapun enam merek kosmetik dipaparkan oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan, adalah FF (Fenny Frans), Ratu Glow/Raja Glow (RG), Mira Hayati (MH), Maxie Glow, Bestie Glow, dan NRL.
Maxie Skincare mengklarifikasi untuk memastikan agar nama brand mereka tetap baik di mata publik.
Hal ini karena dinilai mempengaruhi konsumen bila produk tersebut dianggap mengandung bahan berbahaya, padahal kenyataannya tidak demikian
"Kami ingin klarifikasi agar nama Maxie Skincare tidak dianggap berbahaya oleh konsumen," jelas ARN.
Sebelumya Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, semua produk skincare yang mengandung merkuri, disita atas laporan masyarakat. Setelah diuji di BPOM dan dilakukan penyidikan dan penyelidikan di lapangan, terdapat beberapa produk yang bermerkuri beredar di Sulsel.
Di antaranya adalah FF, RG, MH, MG, BG dan NRL dari enam produk masih banyak produk turunannya seperti mengencangkan kulit, membuat putih dan glowing," kata Yudhi di Kantor Polda Sulsel, Jumat (8/11/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya
-
Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?
-
Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis
-
Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga
-
Cara Merawat Kulit Terbakar Matahari Pakai Serum Centella Asiatica, Ikuti 10 Tipsnya
-
Review Film Mutiny: Sinema Aksi Cepat Tanpa Basa-Basi yang Penuh Adrenalin!
-
Pecah! Gelar Pertunjukan HIVI! Tutup MOKAKU UPI 2026 di Bumi Siliwangi