Suara.com - Produk skincare atau perawatan kulit saat ini banyak dijual berbagai kalangan. Tak hanya dokter, para pesohor seperti halnya artis pun banyak yang berbisnis skincare.
Alih-alih mengetahui keampuhan dan keamanan produk tersebut, skincare itu sudah dipromosikan sedemikian rupa hingga membuat banyak orang tertarik.
Padahal produk perawatan kulit erat kaitannya dengan pengobatan yang mana pemakaian dan bahannya tidak boleh sembarangan.
Seperti halnya produk skincare yang mengandung merkuri.
Lantas seperti apa skincare yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri?
Dilansir dari berbagai sumber, Merkuri adalah salah satu kandungan yang ramai dibicarakan karena kerap ditambahkan pada produk pemutih kulit. Perlu diketahui, penggunaan produk yang mengandung merkuri bisa menimbulkan dampak buruk bagi kulit wajah.
· Hasil yang didapatkan adalah wajah putih seperti porselein atau terlihat pucat.
· Dapat memutihkan kulit dalam waktu singkat.
· Krim berwarna agak mengkilat dan kadang baunya menyengat atau diberi parfum.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Facial Wash yang Mengandung Tea Tree untuk Kulit Berjerawat
· Kulit menjadi sensitif terhadap sinar matahari seperti terasa panas dan kadang timbul rasa gatal.
· Jika dioleskan ke kulit yang sensitif, terasa panas dan gatal.
· Jika pemakaian dihentikan akan timbul bintik atau flek hitam di kulit.
FDA menyebut bahwa paparan merkuri dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang sangat serius. Hal ini karena bahaya yang disebabkan oleh kandungan tersebut tidak hanya bagi orang yang menggunakan produk tersebut, tetapi juga keluarganya.
Produk dengan kandungan merkuri, membuat keluarga mungkin bisa menghirup uap merkuri atau terpapar dengan menggunakan benda-benda seperti waslap atau handuk yang terkontaminasi merkuri.
Beberapa kelompok orang tentu rentan terhadap kandungan berbahaya ini seperti wanita hamil, bayi menyusui, dan anak kecil.
Bayi mungkin bisa menjadi sangat sensitif terhadap bahaya merkuri yang dapat menyebabkan perkembangan otak dan sistem saraf mereka. Bayi baru lahir yang menyusu rentan karena merkuri masuk ke dalam ASI.
Adapun berikut tanda dan gejala keracunan merkuri :
- Sifat lekas marah
- Perasaan malu
- Getaran
- Perubahan penglihatan atau pendengaran
- Masalah ingatan
- Depresi
- Mati rasa atau kesemutan di tangan, kaki, atau di sekitar mulut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Cara Menyimpan Resep dari TikTok dan Pinterest Paling Gampang
-
Urutan Pemakaian Moisturizer, Sunscreen, dan Skin Tint agar Tidak Geser
-
Berapa Biaya Laser Flek Hitam Pico Laser di Klinik Kecantikan? Ini Kisaran Harganya
-
Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan
-
Cara Dapat Diskon Tiket Festival Mbois 2026 dari BRI
-
Wajah Auto Mulus! 5 Dark Spot Correcting Serum Ampuh Samarkan Noda Hitam
-
3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau
-
Kerajaan Bisnis Haji Isam, dari Perusahaan Batu Bara dan Sawit hingga Pabrik Gula
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
24 Agustus 2026 Libur Bursa atau Tidak, Ini Kepastian Resmi saat Maulid Nabi