Suara.com - Dampingi Andika Perkasa sebagai calon wakil gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2024 ini, rekam jejak Hendrar Prihadi pun ikut menjadi sorotan. Dengan mengusung frasa ‘Jateng Perkasa’, Hendrar Prihadi pun ikut dirangkul oleh PDI Perjuangan (PDIP) di konstelasi politik tahun ini.
Sebenarnya, nama Hendrar Prihadi sendiri sudah malang-melintang di dunia politik, khususnya Jawa Tengah. Ia juga berhasil menorehkan berbagai prestasi kala menjalankan tugas dalam jabatan tertentu.
Rekam jejak Hendra Pirhadi
Dr Hendrar Prihadi, SE, MM atau yang lebih akrab disapa Hendi adalah politikus aktif, asli dari Semarang. Ayah Hendrar Prihadi diketahui merupakan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Meski begitu, Hendrar memilih untuk tidak mengikuti jejaknya dan menjadi politikus.
Namun, sebelum itu, Hendi sudah sempat mencicipi bidang pekerjaan lainnya, seperti sales kacamata dan pedagang ikan. Berkat kegigihannya, Hendri berhasil mendirikan perusahaan di bidang konstruksi.
Keberhasilannya tersebut tampaknya tidak terlepas dari latar pendidikannya di manajemen dan ekonomi. Hendrar Prihadi diketahui merupakan lulusan Sarjana (S1) Ekonomi UNIKA Soegijapranata Semarang, Magister Manajemen (S2) Universitas Diponegoro, dan Doktoral (S3) Universitas Diponegoro.
Meski sukses di dunia bisnis, Hendrar memilih fokus ke politik sejak tahun 2009 lalu. Kala itu, ia berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Jateng bersama PDI Perjuangan sebelum akhirnya menjadi wakil walikota Semarang (2010).
Usai sempat menjadi Plt wali kota, Hendrar pun resmi memenangkan Pilkada dan menjadi Wali Kota semarang sepanjang dua periode, yaitu 2016–2021 dan 2021-2022. Hendi terpaksa tidak melanjutkan kepemimpinannya lantaran diangkat Jokowi menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada 10 Oktober 2022.
Di samping karirnya dalam dunia politik, Hendi sempat memegang berbagai jabatan penting dalam sejumlah organisasi, seperti Ketua MWA UNIS (2022–2024), Ketua umum DPP Taruna Merah Putih (2023–2025), dan Ketua Bidang Industri dan Konstruksi PP KB FKPPI (2023–2024).
Baca Juga: Rekam Jejak Melly Goeslaw, Penulis Lagu Hits yang Kini Banting Setir Jadi Politisi
Selama bergelut di dunia politik, Hendi berhasil mendapatkan berbagai penghargaan. Beberapa di antaranya adalah Tanda Jasa Kehormatan Kartika Pamong Praja Muda dari IPDN di tahun 2021 dan Pembina Olahraga Berprestasi terbaik dari KemenPORA RI (2020).
Kini, Hendrar Prihadi bersama Andika Perkasa akan melawan Ahmad Lutfhi dan Taj Yasin untuk memperebutkan kursi tertinggi di Jawa Tengah.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian