Suara.com - Pasangan kekasih di media sosial mendapatkan banyak sorotam usai menunjukkan prosesi lamaran romantisnya yang dilakukan tepat di depan Kabah, di Masjidil Haram, Mekkah.
Video lamaran tersebut dibagikan akun X @kegblgnunfaedh baru-baru ini. Memperlihatkan seorang pria yang mengenakan pakaian ihram, tiba-tiba merangkul seorang wanita yang diduga kekasihnya ke pelataran Masjidil Haram.
"Dilamar di rumah X. Dilamar di depan Kabah ," tulis keterangan dalam video seperti Suara.com kutip pada Kamis (28/11/2024).
Saat itu, si wanita tampak kebingungan. Sambil kedua bahunya dipegang, pria tersebut pun kemudian mengeluarkan cincin lamarannya.
Si pria pun kemudian memegang tangan wanita tersebut sambil mengucapkan kata-kata romantis yang berisi keinginannya untuk menjadikan wanita tersebut sebagai istrinya tepat di depan Kaabah.
"Hari ini, Senin 28 Oktober 2024 di Tanah Haram Mekkah, dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Desti, wanita tercantik, terbaik dan terindah, jadilah pendamping teman hidup dan mati, sesurga bersamaku, maukah kau menikah denganku?," kata suara pria tersebut.
Wanita itu pun menerima lamaran si pria, kemudian keduanya saling mencium tangan satu sama lain. Momen ini direkam oleh salah satu anggota rombongan umrahnya. Beberapa orang pun turut menyaksikannya.
Sayangnya, momen membahagiakan ini bagi banyak netizen terasa kurang pas, sebab Kabah merupakan tempat suci. Bagaimana bisa keduanya saling menyentuh satu sama lain, padahal mereka bukanlah mahram.
Apalagi, di mata Islam, menatap lawan jenis secara sengaja bisa menimbulkan zina mata. Pacaran pun merupakan perbuatan dosa. Tak heran jika banyak netizen meradang melihatnya.
Baca Juga: Ancam Driver Ojol Gegara Tak Mau Antar Makanan ke Lantai 3, Curhatan Cewek Ini Viral
"Mau buat trend apa lagi ini si k***ang. Udh tau itu lagi menjalankan ibadah, bisa2 nya ngelamar dan bersentuhan layaknya org mau pacaran, blum mahram an***. G***k sia," kata @tra***.
"Di tempat suci kau mencoba menipu Allah dengan kedok melamar? Bahkan tanpa pendamping dan saksi? Madzhab mana kau ikuti? Bahkan kau tidak mengikuti Rasulullah SAW sama sekali. Buta literasi. Ini bisa termasuk tindakan sebagai pelecehan dan hinaan untuk Islam," tambah @mwa***.
"DIA GAK BACA SYARAT SAH HAJI/UMRAH KAHH? Ih asli ini goblok, Malaikat bingung, gw bingung, yang liat berita bingung, semua penduduk bumi pasti bingung," ucap @pal***.
"C** itu lagi ibadah, kalian belum mahram, malah pegang pegangan tangan. Yaudah sih lamar, so sweet emang, tapi jangan pegangan juga bjirrrrr," tambah @kuz***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan