Suara.com - Belum genap dua bulan menjabat, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka sudah aktif bagi-bagi bantuan sosial atau bansos. Yang menjadi sorotan, bansos itu diberi label nama pribadinya, yaitu Bantuan Wapres Gibran.
Bantuan Wapres Gibran itu langsung memicu kegaduhan masyarakat. Banyak yang menduga bantuan atas nama Gibran itu memakai anggaran negara atau uang rakyat. Publik pun jengkel saat uang rakyat diklaim menjadi bantuan atas nama Gibran.
Kegaduhan itu membuat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa anggaran bantuan wapres Gibran menggunakan dana operasional wapres.
“Dana bantuan dari wakil presiden, kan punya biaya operasional. Beliau bisa gunakan itu untuk bantuan ke masyarakat,” ujar Hasan di komplek Istana Kepresidenan.
Sepakat dengan Hasan Nasbi, Saifullah Yusuf selaku Menteri Sosial (Mensos) tidak menunjukkan keberatan atas penggunaan identitas pribadi untuk bantuan ke masyarakat.
“Ya menurut saya nggak ada masalah ya. Ndak ada masalah nanti semua tahu lah program pemerintah atau dari pihak-pihak swasta kan semua tahu ya,” ujar Saifullah.
Dari sini, timbullah pertanyaan baru terkait jatah dana operasional Gibran Rakabuming Raka sebagai wapres.
Berapa anggaran dana operasional Gibran sebagai wapres?
Merujuk pada Pasal 5 Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 48/PMK.05/2008, besaran dana operasional presiden dan wakil presiden adalah 1/12 (seperduabelas) dari pagu (batas pengeluaran anggaran tertinggi) dalam satu tahun anggaran sesuai DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran).
Baca Juga: Bantuan Wapres Gibran Aksi Kemanusiaan atau Strategi Politik Jangka Panjang?
Sayangnya, tidak diketahui secara pasti rujukan yang digunakan untuk menentukan dana operasional Gibran selaku wakil presiden.
Jika mengacu pada tahun 2024, presiden dan wakil presiden mendapatkan alokasi dana sebesar Rp138,3 miliar. Hingga akhir bulan April lalu, dana ini baru terpakai sekitar 14 persen atau tepatnya Rp18,7 miliar.
Di lain kesempatan, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku tidak tahu menahu mengenai Bantuan Wapres Gibran.
“Biasanya kan bantuan itu sesuai anggaran, bantuan dari kementerian, bantuan dari wapres, bantuan dari presiden. Itu mungkin karena faktor sumber anggaran,” ujar Cak Imin di hari Sabtu (30/11/2024) lalu.
Sebelumnya, Gibran menuai sorotan usai beredar foto goodie bag bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran” di media sosial. Banyak pengguna media sosial mengkritik aksi tersebut serupa dengan ‘politik sembako’ yang digunakan ayahnya, Jokowi selama menjadi presiden.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Bantuan Wapres Gibran Aksi Kemanusiaan atau Strategi Politik Jangka Panjang?
-
Tonjolkan Embel-embel Bantuan Wapres tapi Pakai Duit Negara, Gibran Mau Tunggangi Program Prabowo?
-
Bukan Tupoksi Wapres, Kegiatan Gibran Bagikan Bansos Langsung ke Masyarakar Dikritik Cuma Pencitraan
-
Siapa Patrick Sugito Walujo? Bos Muda Digandeng Wapres Gibran Saat Blusukan
-
Dibagikan Tiap Blusukan, Publik Korek Hubungan Gibran dan Petinggi Susu Greenfields
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang