Suara.com - Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 telah diumumkan secara resmi pada Rabu (11/12/2024) dan memberikan berbagai jalur masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) untuk siswa kelas 12 di Indonesia. Lantas, kapan SNPMB dibuka?
SNPMB 2025 mengusung prinsip FETALA (Fleksibel, Efisien, Transparan, Adil, Larangan Berkonflik, dan Akuntabel), yang menjadikan sistem seleksi ini terstruktur dan adil bagi para calon mahasiswa.
Apa Itu SNPMB?
Bagi siswa kelas 12, SNPMB adalah kesempatan besar untuk mendapatkan tempat di perguruan tinggi yang diinginkan, dengan persiapan yang matang.
SNPMB adalah program nasional yang digunakan untuk memilih calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) dengan sistem yang terintegrasi. Ada tiga jalur utama yang ditawarkan, yakni SNBP, SNBT, dan jalur mandiri, masing-masing dengan persyaratan yang berbeda.
SNBP adalah jalur berdasarkan prestasi yang fokus pada pencapaian akademik siswa selama di SMA. Siswa yang memenuhi syarat, berdasarkan akreditasi sekolah dan peringkat terbaik, bisa mengikuti jalur ini tanpa perlu tes tambahan.
Di sisi lain, SNBT adalah jalur yang menggunakan tes berupa Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Jalur ini terbuka bagi siswa yang ingin menguji kemampuan mereka melalui tes standar. Sementara itu, jalur mandiri memberi kebebasan bagi setiap PTN untuk menentukan cara seleksi tambahan mereka.
Kapan SNPMB 2025 Dibuka?
Jadwal SNBP 2025 dimulai dengan pengumuman kuota sekolah pada 28 Desember 2024. Registrasi akun SNPMB untuk sekolah akan dilakukan dari 6 hingga 31 Januari 2025, sementara registrasi akun SNPMB untuk siswa berlangsung dari 13 Januari hingga 18 Februari 2025 (untuk SNBP) dan 13 Januari hingga 27 Maret 2025 (untuk SNBT).
Baca Juga: 3 Jurusan Kuliah di PTN dengan UKT Terjangkau
Pengisian data sekolah dan siswa (PDSS) bisa dilakukan mulai 6 hingga 31 Januari 2025. Pendaftaran SNBP bisa dilakukan antara 4 hingga 18 Februari 2025, dengan pengumuman hasil SNBP pada 18 Maret 2025. Kartu peserta SNBP bisa diunduh mulai 4 Februari hingga 30 April 2025.
Syarat Siswa yang Bisa Mengikuti SNPMB 2025
Untuk bisa mengikuti SNBP, siswa harus memenuhi syarat sebagai siswa yang eligible berdasarkan akreditasi sekolah mereka. Misalnya, sekolah dengan akreditasi A dapat mengajukan 40% siswa terbaik, sementara sekolah dengan akreditasi B hanya bisa mengajukan 25% siswa terbaik.
Ada juga aturan tambahan untuk sekolah yang menggunakan e-rapor saat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), di mana mereka bisa mendapatkan kuota tambahan sebesar 5%. Hal ini mendorong sekolah agar lebih transparan dalam menyusun data akademik siswa.
Bagi siswa yang ingin memastikan mereka memenuhi syarat, sangat penting untuk berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai status akreditasi dan syarat administrasi sesuai dengan ketentuan SNPMB.
Demikianlah informasi tentang kapan SNPMB dibuka. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana
-
Jadwal Siaran Langsung Aston Villa vs Indonesia All Stars
-
Remaja Blega Nekat Terjun dari Menara BTS Ketinggian 100 Meter
-
Sulut Juara Umum, IHR Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026 Sukses Sedot 24 Ribu Penonton
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Masa Transisi Aceh Berakhir, Kasatgas Tito Tekankan Penanganan Sesuai Kondisi
-
Surat untuk Jenaka: Antara Cinta, Mesin Waktu, Hukum, dan Misteri Tahun 1923
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengajukan Pinjaman Tunai
-
Deterjen Cair vs Bubuk, Mana yang Lebih Efektif untuk Membersihkan Pakaian?
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti