Suara.com - Perguruan Tinggi Muhammadiyah telah lama dikenal sebagai institusi pendidikan berbasis Islam. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Muhammadiyah juga mengelola kampus yang terbuka bagi mahasiswa Kristen dan Katolik yang dikenal sebagai Kampus Kristen Muhammadiyah (Krismuha). Lantas, bagaimana akreditasi kampus Kristen Muhammadiyah?
Kampus Kristen Muhammadiyah tersebar di beberapa wilayah Indonesia, terutama di kawasan Indonesia timur, seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara.
Kampus-kampus ini tidak hanya menawarkan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman, tetapi juga terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui akreditasi yang diakui secara nasional. Berikut ulasannya.
1. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Berlokasi di Sorong, Papua Barat, kampus ini bermula sebagai Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Sorong pada 2004. Pada 2018, institusi ini resmi bertransformasi menjadi Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Berdasarkan 658/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/PT/VII/2021, kampus ini terakreditasi B.
2. Universitas Muhammadiyah Sorong
Didirikan pada 2002 di Sorong Timur, Papua Barat, kampus ini menawarkan 21 program studi di berbagai bidang sosial, sains, dan teknologi. Dengan demikian, Papua Barat memiliki dua perguruan tinggi swasta (PTS) Krismuha. Berdasarkan 1436/SK/BAN-PT/Ak/PT/VIII/2024, kampus ini mendapatkan akreditasi Baik Sekali.
3. STKIP Muhammadiyah Manokwari
Sejak berdiri pada 2007, kampus ini menyediakan lima program studi, yakni Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan PGSD. Saat ini, kampus ini sedang dalam proses perubahan status menjadi Universitas Muhammadiyah Papua Barat dan berencana menambah program studi baru. Berdasarkan 1492/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/IX/2022, kampus ini mendapatkan akreditasi Baik.
Baca Juga: Mahasiswa Amikom Berdayakan Pemuda Desa Baturono Kembangkan Wisata Lokal
4. Universitas Muhammadiyah Papua
Terletak di Jayapura, Papua, kampus ini telah beroperasi sejak 2001. Universitas ini menawarkan satu program diploma, enam program sarjana, dan satu program pascasarjana. Berdasarkan 1141/SK/BAN-PT/Ak/PT/XII/2023, kampus ini terakreditasi Baik.
5. Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK)
Perguruan tinggi ini berlokasi Kupang, NTT. UMK memiliki 5 fakultas dengan 17 program studi, di antaranya Agama Islam, Ekonomi, dan Perikanan. Berdasarkan 328/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/V/2023, kampus ini terakreditasi B.
6. STKIP Muhammadiyah Kalabahi
Berlokasi di Alor, NTT, kampus ini didirikan atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Alor dengan UMK pada 1997. Proses akademik dimulai pada 2015, dengan tiga program studi yang tersedia, yaitu Pendidikan Matematika, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan PGSD. Berdasarkan 823/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2020, kampus ini terakreditasi Baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement