Suara.com - Tak hanya ceramah, sederet pendakwah di Indonesia juga memiliki kanal YouTube pribadi, sebut saja Gus Miftah dan Ustaz Maulana. Lewat YouTube keduanya tak hanya berdakwah namun juga membagikan kegiatan pribadi.
Dari YouTube, mereka pun bisa mendapatkan tambahan penghasilan. Apalagi jika YouTube yang dimiliki aktif dan konsisten membagikan konten.
Kira-kira berapa pendapatan YouTube Gus Miftah dan Ustaz Maulana dari YouTube? Apakah jomplang penghasilannya?
Gus Miftah
Penceramah bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman diketahui memiliki kanal YouTube bernama Gus Miftah Official yang kini sudah memiliki 1,14 juta subscriber.
Sejak dirilis pada 2018, YouTube Gus Miftah total telah membagikan 986 konten dan disaksikan lebih dari 141 juta kali.
Menilik Socialblade, adapun penghasilan yang didapat YouTube Gus Miftah cukup fantastis diperkirakan 728 hingga 11.700 USD atau Rp11,7 juta hingga Rp188,2 juta per bulan.
Pendapatan ini terbilang mumpuni dan mampu menyaingi tarif ceramah Gus Miftah yang disebut-sebut mencapai Rp75 juta untuk 1,5 jam.
Ustaz Maulana
Baca Juga: Beda Ajaran Gus Miftah dan Ustadz Abdul Somad soal Natal Jadi Sorotan: Kelihatan yang Nggak Berilmu
Sementara itu, YouTube Ustaz Maulana bisa dikatakan belum semoncer Gus Miftah. Saluran YouTube dengan nama Ustadz Maulana Chanel dibuat pada 2021.
Ustaz Maulana jarang membagikan konten di YouTube. Bahkan dalam satu tahun hanya beberapa konten yang diunggah. Sejauh ini, YouTube Ustaz Maulana baru mengunggah 31 video.
Untuk penghasilannya, YouTube dengan 51,1 ribu subcriber itu diperkirakan Rp7.241 hingga Rp112,6 ribu (kurs 1 USD = Rp16.092).
Baru-baru ini, Ustaz Maulana disebut kena sindir oleh Gus Miftah perihal gaya ceramahnya. Muncul jejak digital, ucapan Gus Miftah mengenai penceramah yang memiliki jargon 'Jamaah oh jamaah' yang dianggap pencicilan.
"Pagi-pagi setengah enam nyalain televisi, (kanal) Trans TV, yang ditonton apa? 'Jamaah oh jamaah', itu idola orang sekarang yang modelannya begitu," ucap Gus Miftah
"Menurutmu kiai NU pecicilan begitu pantas? Gak pantas, (kiai NU) pegangnya (kitab) Al Hikam. Berdakwah di TV kok sambil pecicilan," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Industri Fesyen Sumbang PDB RI Rp 120,13 Triliun di Triwulan I 2026
-
Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru
-
Beyond the Law Malam Ini: Duel Maut Mantan Detektif vs Gembong Mafia
-
Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan
-
Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Pegadaian Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Inklusif
-
5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!
-
Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini
-
Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral