Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan cerita viral dari seorang ibu 7 anak yang bisa menyukupi kebutuhan meski sang suami bergaji Rp1 juta per bulan. Bahkan diceritakan oleh ibu tersebut, suaminya bisa membangun rumah gedong tiga lantai.
Ibu tersebut menyampaikan semua ceritanya melalui akun X pribadi, niki_tipaah. Dalam salah satu postingan, ia bercerita kalau dirinya dan sang suami memiliki jarak umur yang cukup jauh. Di mana dulu suaminya sudah berusia sekitar akhir 30-an, sedangkan dirinya baru berusia belasan.
"Suamiku dulu nungguin aku 3 tahun suka sama aku sejak aku lulus SMP. Padahal umurnya udah 35-36 tahun, nikahnya pas dia umur 39 tahun," tulis si ibu pada 18 Januari 2024 lalu.
Akun X-nya mendadak ramai jadi perbincangan usai ia kerap membagikan tentang kehidupannya bersama sang suami. Meski belum bisa dipastikan kebenarannya, beberapa netizen banyak yang membahas perihal child grooming usai menyimak cerita ibu tersebut. Salah satunya adalah akun X Widino.
"She needs help! Gw udah stalking akun dia tadi pagi, sampe pada kesimpulan: kemungkinan dia bukan cuma mengalami baby blues, tapi (bisa jadi) gejala PPD/Postpartum Depression. Korban child grooming, belum siap mental nikah muda, stress ngurus 7 anak yang masi kecil semua sampe dibiarin manjat-manjat lemari dan gelantungan di TV, stress ngurus suaminya," tulis akun X Widino.
Sontak, hal ini pun jadi perbincangan. Lalu, apa sebenarnya child grooming tersebut dan mengapa hal ini bisa terjadi? Simak inilah selengkapnya.
Merangkum berbagai sumber, child grooming adalah sebuah tindakan yang dilakukan oleh seseorang terutama orang dewasa untuk membangun hubungan, kepercayaan, dan ikatan emosional dengan seorang anak dengan tujuan untuk mengeksploitasi anak tersebut secara seksual.
Proses ini biasanya dilakukan secara bertahap dan bisa berlangsung dalam waktu yang cukup lama, dengan tujuan agar anak tersebut merasa nyaman dan terbuka terhadap pelaku.
Ada banyak cara yang dilakukan oleh pelaku child grooming, seperti pendekatan interpersonal, memanipulasi, memberikan perhatian berlebihan, serta mendoktrin korban dengan hal-hal yang berbau agama, sosial, bahkan ranah pribadi.
Baca Juga: Diduga Pacari Cewek 15 Tahun, Aliando Syarief Dituding Lakukan Child Grooming
Hal ini perlu diwaspadai oleh orang tua yang memiliki anak di bawah umur. Pasalnya, tradisi orang tua yang cukup dekat dengan anak kecil sering dinormalisasi sebagai kasih sayang. Namun, belakangan ini banyak kasus pelecehan, pemerkosaan, hingga child grooming yang terjadi di masyarakat karena ketidakpekaan orang tua terhadap sikap orang dewasa lain terhadap anaknya.
Biasanya, korban grooming ini kerap dikaitkan dengan pola asuh orang tua yang cenderung cuek bahkan membiarkan pergaulannya. Hal ini perlu diperhatikan karena tidak sedikit orang tua yang baru menyadari anaknya sudah menjadi korban child grooming.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi