Suara.com - Baru-baru ini, Kepolisian Sulawesi Selatan berhasil mengamankan 17 orang yang menjadi pelaku pencetakan dan peredaran uang palsu bernilai miliaran Rupiah. Dari sini, warganet pun mulai bertanya tentang apa yang harus dilakukan bila menemukan atau mendapat uang palsu?
Irjen Pol Yudhiawan selaku Kapolda Sulawesi Selatan menyebutkan bahwa cetakan uang palsu telah diviralkan dan ditawarkan lewat grup WhatsApp. Meski begitu, pencetakan uang palsu ini ternyata sudah direncanakan sejak tahun 2010 lalu.
Lantas, apa yang harus dilakukan bila menemukan uang palsu? Haruskah kita melaporkannya ke polisi? Atau bawa ke bank terdekat? Berikut adalah solusinya.
Tata Cara Pelaporan Uang Palsu menurut Bank Indonesia
Bila Anda menyadari uang palsu saat bertransaksi, berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan.
- Tolak dan jelaskan secara sopan tentang alasan Anda mencurigai uang tersebut.
- Minta pada pihak pemberi untuk memberikan uang lainnya sebagai pengganti, lalu lakukan pengecekan dengan 3D atau Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
- Sarankan pihak pemberi melakukan pengecekan uang ke bank atau pihak kepolisian.
- Gunakan praduga tak bersalah karena pihak pemberi mungkin juga merupakan korban.
Namun, apabila Anda baru menyadari kemungkinan uang palsu setelah bertransaksi, Anda bisa langsung membawanya ke bank, kepolisian, atau Bank Indonesia secara langsung. Uang yang dinyatakan tidak asli akan memperoleh penggantian.
Pastikan Keaslian Uang dengan Melakukan 3D
Salah satu cara paling mudah untuk mengetahui apakah uang itu palsu adalah dengan melakukan 3D, berikut adalah langkah-langkahnya.
- Dilihat: Apakah warna uang terlihat jelas dan memiliki benang seperti anyaman pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000. Khusus untuk pecahan Rp100.000 dan Rp50.000, uang akan sedikit berubah warna dari sudut tertentu.
- Diraba: Beberapa bagian uang, seperti logo garuda, angka pecahan, dan gambar pahlawan akan terasa lebih kasar saat diraba. Anda juga akan merasakan kode tuna netra di sisi kanan dan kiri uang.
- Diterawang: Terdapat tanda air atau watermark berupa gambar pahlawan dan ornamen pada pecahan tertentu.
Demikian informasi terkait apa saja yang harus dilakukan saat Anda menerima uang palsu.
Baca Juga: Viral Uang Palsu dari Dalam Mesin ATM, Setelah Dicek Ternyata...
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepatu Lari Adidas Paling Murah untuk Wanita, Semua di Bawah Rp700 Ribu
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya
-
6 Perhiasan yang Bawa Keberuntungan Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung
-
Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini
-
6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series
-
Etika dan Hukum Titip Doa Pada Jemaah Haji Dalam Islam
-
Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026