- SnackVideo memperkenalkan teknologi drone untuk pertanian presisi di Desa Sambiresik, Kediri, pada 14 Desember 2025.
- Drone diserahkan kepada Poktan Sumbersari untuk memfasilitasi penyemprotan tepat sasaran dan pemetaan lahan sawah.
- Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi pertanian sekaligus mendukung aspek sosial dan budaya masyarakat desa setempat.
Suara.com - Petani di Kabupaten Kediri mulai memanfaatkan teknologi drone untuk penyemprotan presisi dan pemetaan lahan. Inovasi ini dinilai mampu mendorong sistem pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, seiring kebutuhan petani untuk meningkatkan produktivitas tanpa menambah beban kerja maupun dampak ekologis.
Penerapan teknologi tersebut diperkenalkan melalui program Desa Sejahtera musim ketiga yang digelar SnackVideo di Desa Sambiresik, Kabupaten Kediri, pada 14 Desember 2025.
Program ini menjadi perhentian kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Ngawi, dengan fokus pada pemberdayaan petani desa melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Dalam kegiatan tersebut, SnackVideo secara simbolis menyerahkan satu unit drone pertanian beserta perangkat pendukung kepada Kelompok Tani (Poktan) Sumbersari.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani menerapkan penyemprotan pupuk dan pestisida secara lebih tepat sasaran, sekaligus meminimalkan penggunaan bahan kimia yang berlebihan.
Demonstrasi penerbangan drone yang dioperasikan langsung oleh warga setempat memperlihatkan bagaimana teknologi ini bekerja di lapangan.
Selain penyemprotan presisi, drone juga digunakan untuk pemetaan lahan, sehingga petani dapat memahami kondisi sawah secara lebih akurat dan merencanakan pengelolaan lahan dengan lebih efektif.
Head of Government Relations SnackVideo, Yulika Satria Daya, mengatakan kehadiran teknologi pertanian tidak seharusnya hanya dinikmati oleh petani skala besar.
“Melalui dukungan drone pertanian ini, SnackVideo berharap dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja petani serta mendukung upaya mekanisasi pertanian yang berkelanjutan di pedesaan,” ujarnya.
Baca Juga: Fakta Baru Kebakaran Ruko Terra Drone: Pemilik Lepas Tangan, Perawatan Rutin Nihil
Ketua Poktan Sumbersari, Hanis Sujarwanto, menyambut positif bantuan tersebut. Ia berharap pemanfaatan drone dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian yang kini semakin berbasis teknologi.
Selain pengenalan teknologi, kegiatan Desa Sejahtera juga mengangkat nilai budaya dan sosial masyarakat desa.
Lomba gunungan hasil bumi yang terinspirasi dari tradisi syukuran panen menjadi simbol keseimbangan antara inovasi modern dan kearifan lokal. Berbagai permainan tradisional turut memeriahkan acara, memperkuat semangat kebersamaan warga.
Aspek kesehatan masyarakat juga menjadi bagian dari pendekatan berkelanjutan. Sebanyak 96 warga mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sementara kegiatan senam bersama digelar untuk mendorong pola hidup sehat di lingkungan desa.
Program ini turut melibatkan mitra ekosistem seperti realme dan Grab yang menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dan layanan digital dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa.
Dukungan pemerintah terlihat dari kehadiran sejumlah perwakilan instansi. Kepala Pengelolaan Dampak Iklim Direktorat Jenderal Perlindungan Tanaman Kementerian Pertanian, Erna Riyanti Wardhani, berharap pemanfaatan drone pertanian ini dapat mendukung program swasembada pangan nasional.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, H. Sukadi, menilai inisiatif seperti Desa Sejahtera berperan penting dalam mendorong modernisasi pertanian dan menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.
Melalui program Desa Sejahtera, SnackVideo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan desa, tidak hanya melalui teknologi pertanian, tetapi juga lewat pendekatan sosial, budaya, dan kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki