Suara.com - Vonis hukuman Harvey Moeis belakangan masih terus menuai perhatian publik. Tak sedikit warganet yang menganggap vonis untuk suami Sandra Dewi terlalu ringan dibanding besaran kerugian negara akibat kasusnya.
Diketahui Harvey Moeis terseret kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah yang dilakukan bersama-sama hingga menyebabkan kerugian negara Rp300 triliun. Harvey dalam kasus tersebut dijatuhi kurungan penjara 6,5 tahun.
Lama tahanan dalam vonis Harvey jauh dari tuntutan jaksa yakni 12 tahun penjara.
Soal kasus Harvey Moeis, warganet bahkan membandingkan dengan serial Squid Game. Hal ini salah satunya tampak dalam unggahan konten kreator Instagram @acjoo.
“Cara cepat mendapatkan uang banyak,” tulisan dalam video.
“Ikut Squid Game dapat 400 miliar risiko kematian. Korupsi timah dapat Rp 271 triliun risiko 6,5 tahun penjara,” imbuhnya.
Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
“Mending yang jobdesk nginep di penjara 6,5 tahun aja deh,” komentar warganet.
“Itu cuma 13 semester dapat triliunan,” tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Ucapkan Selamat Natal, Akun TikTok Gerindra Dikeroyok Puluhan Ribu Komentar
“Kalau digaji Rp300 T dalam 6,5 tahun itu setara Rp1,2 juta per detik,” timpal lainnya.
Sebelumnya Jerome Polin juga sempat menghitung perbandingan lama tahanan dengan uang korupsi yang diduga Harvey Moeis. Tapi Jerome menghitung dengan angka Rp1 triliun dengan 6 tahun penjara.
Dalam hasil hitungannya, maka uang Rp1 triliun dengan kurungan 6 tahun sama dengan pendapatan 167 miliar atau 13,9 miliar per bulan atau Rp460 juta per hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?