Suara.com - Istri kesepuluh pesulap Sutarno atau Pak Tarno, Dewi, mengungkapkan bagaimana dirinya akhirnya jatuh hati pada rayuan maut sang pesulap hingga bersedia menikah.
Dewi bercerita tentang awal pertemuan mereka di Bekasi, Jawa Barat. Saat itu, ia bekerja di sebuah restoran.
Dalam pertemuan itu, Pak Tarno memulai pendekatan dengan candaan dan akhirnya menyatakan cinta.
"Awalnya ngefans, bercandaan apa menggoda, menembak saya. Terus bilang, 'mau enggak jadi pacar aku'. Awalnya bercanda, kita jadian," ujar Dewi kepada awak media.
Setelah seminggu berpacaran, Pak Tarno langsung mengajak Dewi menikah. Namun, ajakan tersebut sempat menuai penolakan dari Dewi karena Pak Tarno mengusulkan pernikahan siri.
"Awalnya saya keberatan karena siri, maunya nikah negara. Saya berdebat sama kakak kandung, tapi kata Pak Tarno, 'udah kita nikah siri dulu baru nikah negara'," kata Dewi.
Akhirnya, setelah berdiskusi dengan keluarga, Dewi menerima ajakan tersebut dan memulai kehidupan bersama Pak Tarno di Jakarta Utara.
Dewi mengaku terkejut saat mengetahui bahwa Pak Tarno sudah memiliki sembilan istri sebelumnya. Hal ini diketahui Dewi setelah dilabrak oleh istri lain, Sariyah.
"Saya kaget dilabrak sama istrinya, Sariyah. Dia ngelabrak saya, saya kaget karena pertama kalinya Pak Tarno nembak saya itu. Dia bilangnya punya istri pramugari," ujar Dewi.
Meski merasa kecewa karena tidak diberitahu sejak awal, Dewi memilih untuk tetap setia kepada Pak Tarno.
"Saya kecewa kenapa enggak ngomong dari awal. Tapi saya setia karena pengorbanannya untuk mendapatkan saya," ujarnya.
Kesetiaan Dewi terhadap Pak Tarno tak lepas dari sikap bertanggung jawab sang pesulap.
"Tiap hari datang jauh-jauh dari Jakarta Utara ke Bekasi. Dia selalu ngasih uang, tanggung jawab penuh sebagai suami," tutur Dewi.
Meskipun kini Pak Tarno sedang sakit, Dewi tetap merawatnya dengan penuh perhatian.
"Walau dia punya istri lain, dia tetap adil. Sekarang dia sakit, saya tetap urus dia," tambahnya.
Berita Terkait
-
Lagi Sakit, Pak Tarno Masih Ingin Tambah Istri
-
Senyum Semringah, Inilah Aksi Pak Tarno Tunjukkan Sulapnya
-
Jualan Pakai Kursi Roda, Pak Tarno Jawab Kekhawatiran Netizen Soal Kondisinya saat Ini
-
Bertahan Hidup dengan Jualan di Jalan, Intip Kondisi Kontrakan Sederhana Pak Tarno
-
Pak Tarno Kena Apes Lagi, Diteror Dept Collector karena Mobil Digadai Orang Dekat Diam-Diam
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering
-
Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat
-
Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang