3. Jangan Datang Jika Tidak Diundang
Helmy Yahya juga menegaskan pentingnya menghormati privasi orang lain. Jika Anda tidak diundang ke suatu acara, jangan memaksakan diri untuk hadir.
Ada alasan tertentu mengapa Anda tidak diundang, dan memaksakan kehadiran dapat dianggap tidak sopan atau menyebalkan.
"Dan berikutnya, kalau kita nggak diundang nih, jangan datang. Karena jangan-jangan kita tuh memang sengaja tidak diundang. Apapun alasannya," tambah dua lagi.
4. Selalu Siapkan Uang Tunai
Meskipun era digital mendukung pembayaran non-tunai, Helmy Yahya mengingatkan untuk selalu membawa uang tunai sebagai cadangan.
Terkadang, koneksi internet tidak mendukung transaksi digital, dan Anda tidak boleh merepotkan orang lain karena kekurangan ini.
"Di negeri yang payment-nya semua sangat digital, upayakan pegang cash, sekecil apapun. Karena kadang-kadang ada miss tertentu tuh, tiba-tiba jaringan internetnya nggak jalan, dan sebagainya," ucapnya.
5. Berpakaian Sesuai Kesempatan
Baca Juga: Karier Masa Depan Gen Z dan Gen Alpha, Siapkah Mereka Menantang AI?
Pakaian mencerminkan kepribadian dan rasa hormat terhadap orang lain. Helmy Yahya pun menyarankan untuk selalu berpakaian pantas sesuai acara.
Untuk acara resmi, misalnya gunakan batik berlengan panjang. Jika menghadiri pesta, kenakan pakaian yang sesuai dengan dress code. Hindari pula berpakaian terlalu terbuka untuk perempuan, karena ini bisa menciptakan kesan negatif.
"Dan terakhir, selalulah berpakaian yang pantas. Anda boleh berpakaian santai, tetapi pantas. Untuk perempuan, jangan juga terlalu terbuka.Yang pantas lah. Jadi itu penting," kata Helmy Yahya.
6. Hormati Budaya dan Kebiasaan Lokal
Helmy Yahya juga memberikan wawasan tentang perbedaan budaya dalam berinteraksi. Sebagai contoh, dalam budaya Indonesia, meninggalkan sedikit makanan di piring menunjukkan kesopanan. Namun, di budaya lain seperti China, menghabiskan makanan justru dianggap sebagai penghargaan.
Memahami budaya lokal sangat penting, terutama jika Anda berencana bekerja atau berbisnis dengan orang dari budaya yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
20 Link CTTV Tol Real-time untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026
-
Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu
-
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
-
7 Ide Bekal Mudik Tahan Lama Anti Basi tanpa Pengawet
-
Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
-
Resep Nastar Wisman Terigu 1 Kg, Kue Lebaran Premium Aroma Lebih Harum
-
Promo Indomaret 14-23 Maret 2026: Popok Bayi, Body Care, dan Camilan Diskon Besar
-
15 Jawaban Lucu untuk Pertanyaan "Kapan Nikah" saat Lebaran, Anti Baper
-
8 Rekomendasi Cushion di Minimarket Terdekat yang Bagus untuk Makeup Lebaran
-
7 Tips Mudik Aman Bawa Hewan Peliharaan, Anti Stres saat Perjalanan