Suara.com - Nasib Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia akan ditentukan pada Senin (6/1/2025) pukul 12.00 WIB. Dalam waktu tersebut, PSSI menggelar konferensi pers untuk mengonfirmasi apakah Shin Tae-yong dipecat atau tidak.
Meski belum diumumkan, isu Shin Tae-yong dipecat sudah menyebar luas di media sosial sejak Minggu (5/1/2024). Tidak heran jika nama pelatih asal Korea Selatan ini masuk trending topic dan sudah diperbincangkan lebih dari 20 ribu kali.
Salah satu perbincangan terkait skenario PSSI kepada Shin Tae-yong yang viral. Hal ini terlihat dari cuitan seorang warganet bernama @/yudiharahap46.
Akun ini membagikan video Shin Tae-yong sedang menyapa dan melambaikan tangan kepada penonton di lapangan. Dalam caption, akun ini mengaku nasib Shin Tae-yong mengingatkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurutnya, Shin Tae-yong sudah melakukan hal luar biasa dalam melatih tim Garuda. Bagaimana tidak, timnas Indonesia masih memiliki kans lolos Piala Dunia 2026.
Namun jika Shin Tae-yong tetap dipecat meski mencatatkan prestasi baik, maka warganet ini menilai bahwa hal itu tidak jauh berbeda dengan upaya pelemahan KPK.
Warganet ini menyinggung momen KPK begitu berprestasi dalam menangkap koruptor pada masa lalu. Sayang, prestasi itu seolah lenyap begitu dipimpin oleh Firli Bahuri.
"Kalau benar Shin Tae-yong diganti saat timnas Indonesia banyak menorehkan sejarah dan malah punya harapan lolos Piala Dunia, saya teringat ketika KPK berprestasi malah dilemahkan Undang-undangnya," tulis sang warganet pada Minggu (5/1/2025).
"Dikirim pimpinan yang amburadul di bawah Firli, alasannya memperkuat KPK, hasilnya zonk," sambung warganet ini.
Oleh sebab itu, warganet berharap agar PSSI tetap mempertahankan kontrak Shin Tae-yong sampai kualifikasi Piala Dunia selesai. Apalagi pertandingan kualifikasi Piala Dunia tinggal sedikit.
"Semoga Shin Tae-yong tetap melatih timnas Indonesia setidaknya sampai nanti hasil pra Piala Dunia yang menyisakan beberapa laga," harapnya.
Opini warganet ini yang menyamakan nasib Shin Tae-yong dengan KPK langsung viral. Cuitannya terpantau sudah mendapatkan 9 ribu tanda suka dan di-retweet seribu kali. Opini tersebut juga mendapatkan beragam komentar dari warganet lainnya.
"Kelas kita emang cuma sampe AFF bang, gak sampai Piala Dunia: kata PSSI itu kejauhan takutnya tinggi hati," tulis warganet.
"Publik ini selalu berharap yang instan mulu, percaya sama Shin Tae-yong percaya sama proses. Jerman aja hancur sama Inggris di Euro 2000 dan mereka butuh 14 tahun juara dunia. Lah kita. Gagal AFF kemarin udah buat Shin Tae-yong out padahal gak fair kasih beban ke bocah umur 20an buat juara AFF," komentar warganet.
"Gua masih dukung Shin Tae-yong di Timnas karena beliau sudah berproses membuat perubahan sistem dan memang ada peningakatan. Ini bukan kayak reshuffle kabinet. Ntar kalau ada perubahan pelatihan, penyesuaian banyak tidak. Banyak yang harus dipertimbangkan," dukung warganet.
"Jika Shin Tae-yong didepak timnas bakal kayak KPK. Dulunya KPK OTT gede-gede setelahnya cuma OTT di kabupaten yang remeh temeh. Timnas pun akan sama: ngejar piala AFF, SEA Games dan sekelasnya. Piala Dunia dan level Asia cuma nonton pertandingan negara lain," ungkap warganet.
Berita Terkait
-
Sikapi Laporan OCCRP, Rizieq Murka: Kalau Dikatakan Orang Paling Korup di Dunia, KPK Mestinya Tangkap Jokowi!
-
Resmi Gabung Oxford United, Ini 3 Pesaing Ole Romeny di Sektor Lini Serang
-
Jejak Digital Shin Tae-yong Soal Rencana Tahun 2027 Jadi Omongan, Picu Patah Hati Nasional
-
Hari Ini Diperiksa Perdana usai Tersangka, Hasto PDIP Hadir atau Mangkir Panggilan KPK?
-
Alvin Lim Meninggal Dunia, Video Kritik Tajamnya ke Kabinet Prabowo Viral: Gak Kompeten!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim