Suara.com - Pemecatan Shin Tae-yong masih terus menjadi perbincangan publik. Apalagi pelatih asal Korea Selatan itu diduga diberhentikan secara mendadak.
Pasalnya Shin Tae-yong terakhir kali meneken kontrak hingga 2027 mendatang. Diduga diberhentikan mendadak, Shin Tae-yong disebut sudah menyiapkan jas untuk pertandingan tandang Australia vs Indonesia di bulan Maret mendatang.
Hal ini tampak dalam unggahan desainer Jonathan Wong melalui akun Instagram miliknya.
Pada video yang diunggah Jonathan, tampak Shin Tae-yong tengah diukur badannya untuk pembuatan jas. Tak sendiri ia datang bersama timnya termasuk Jeje sang penerjemah.
"Thank you for everything, coach," tulis Jonathan Wong, dikutip Selasa (7/1/2024).
Video Shin Tae-yong sontak menuai berbagai respons dari warganet.
"Apa ini jas buat nanti ke Australia kah? ya Allah berarti emang dadakan ya pemecatan nya,kenapa harus se sakit ini?" komentar warganet.
"Iya ini jas rencananya mau dpakai buata away ausi sama Jepang nanti," imbuh warganet lain.
"Jasnya pun belum dipakai untuk away ke Australia," tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Diisukan Bermasalah, Hubungan Pratama Arhan dan Shin Tae-yong yang Sebenarnya Terungkap
"Ya Allah tambah kudu mewek liat postingan ini," timpal lainnya.
Diketahui pemecatan Shin Tae-yong baru diumumkan Senin, (7/1/2025). Timnas Indonesia sendiri akan bertanding dengan Australia pada Maret 2025 mendatang untuk kualifikasi Piala Dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi