Suara.com - Raffi Ahmad turut datang melayat ke rumah duka ayah Baim Wong, Johnny Wong yang meninggal dunia pada Selasa (7/1/2025) kemarin. Dalam video viral, terlihat Raffi hendak mengantarkan keranda jenazah Johnny Wong.
Rafi Ahmad tampil memakai kaos polo hitam dan celana hitam yang menunjukkan rasa duka citanya. Ketika keranda jenazah ayah Baim Wong itu dikeluarkan, Raffi bahkan bergegas ikut membopongnya. Suami dari Nagita Slavina ini memegang bagian belakang keranda tersebut dan mengantarkannya sampai masuk ke mobil ambulans.
Melihat momen detik-detik Raffi ikut membawa keranda jenazah Johnny Wong tersebut, banyak netizen yang membanjirinya dengan pujian. Tak sedikit netizen membahas kebaikan Raffi Ahmad pada orang lain bahkan ayah dari sahabatnya. Lantas apa pahala mengiring jenazah seperti yang dilakukan Raffi Ahmad pada ayah Baim Wong itu? Simak penjelasan berikut ini.
Pahala Mengiringi Jenazah
Melansir laman rumahfiqih.com, Rasulullah SAW menganjurkan ibadah mengantarkan atau mengiringi jenazah karena dijanjikan akan mendapat pahala sebesar dua qirath atau dua gunung Uhud. Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang mengiring janazah seorang muslim dengan sebuah keimanan dan mencari ridho Allah, orang itu mengiringi janazah sampai sholat selesai dan sampai usai menguburkannya, ia pulang membawa pahala dua qirath. Setiap qirath itu sama dengan gunung Uhud. Dan barangsiapa yang menshalatinya lalu pulang sebelum dimakamkan, dia pulang dengan membawa satu qirath." (HR Bukhari: 47)
Selain pahala, mengiringi jenazah juga memiliki keutamaan lain, yakni mengingatkan seseorang akan hari akhir, memenuhi hak mayit, meringankan beban keluarga jenazah, dan sebagai pernyataan belasungkawa.
Adab Mengiringi Jenazah
Dikutip dari NU Online dan Rumah Fiqih Indonesia, ada beberapa adab yang harus diperhatikan ketika mengiringi jenazah antara lain:
1. Senantiasa Khusyuk
Sebaiknya ketika mengiringi jenazah dilakukan secara khusyuk dan tidak boleh bersenda gurau. Setiap pelayat yang mengiringi jenazah hingga ke tempat pemakaman hendaknya menyadari bahwa kematian tentu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: Ayah Baim Wong Sakit Apa? Titip Paula Verhoeven Jelang Meninggal Dunia: Susah Cari yang Baik Begini!
2. Menundukkan Pandangan
Mengiringi jenazah termasuk ibadah sehingga terikat dengan adab. Dengan menundukkan pandangan dan tidak membiarkan mata melihat kemana-mana tentu sangat membantu para pelayat mengiringi jenazah dengan khusyuk sehingga lebih bisa meresapi suasana duka.
3. Tidak Bercakap-Cakap
Percakapan yang tidak perlu di antara sesama pelayat memang harus dihindari. Suasana khusyuk bisa terganggu oleh suara berisik dari percakapan pelayat.
4. Mengambil Pelajaran
Memperhatikan jenazah secara seksama penting dilakukan karena akan mengingatkan bahwa setiap yang hidup akan mati. Diharapkan dengan mengambil pelajaran dari orang yang meninggal, pengiring jenazah dapat bersikap lebih hati-hati apalagi jangan sampai hidupnya berakhir buruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan