Suara.com - Sebulan tak menampakkan diri usai viral kasus menghina penjual es teh, Miftah Maulana alias Gus Miftah kembali aktif bersosial media.
Lewat akun Instagram-nya, Gus Miftah menunjukkan beberapa aktifitasnya. Ia juga kembali menggelar pengajian di Pondok Pesantren Ora Aji miliknya di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Terbaru, Gus Miftah membagikan potretnya berdua dengan Menteri Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya atau Mayor Teddy. Dalam foto itu, Gus Miftah mengapresiasi kehadiran mantan ajudan Prabowo Subianto itu. Ia juga menganggap Mayor Teddy sebagai sahabat.
"Frienship is what gets you through the bad times and helps you enjoy the good times (Persahabatan adalah yang menemanimu di masa-masa sulit dan membantumu menikmati di masa-masa indah). Terima kasih sahabat #tedsky89 atas kunjungannya ham 2 dinihari," demikian keterangan foto Gus Miftah dan Mayor Teddy di Instagram.
Kemunculan foto ini meredam isu bahwa hubungan dua tokoh ini merenggang sejak ribut-ribut soal ceramah berisi hinaan dari Gus Miftah. Pasalnya, tak lama setelah video-video ceramahnya viral, Gus Miftah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto bidang Kerukunan Beragama.
Meski bernada positif, namun unggahan Gus Miftah ini masih menuai penolakan dari publik. Terlihat dari komentar yang dituliskan netizen pada foto tersebut.
"Kok Bang Teddy mau ya berteman dengan orang seperti ini," ujar seorang warganet.
"Dedek bayi jadi solusi," sindir warganet.
"Berharap bisa balik lagi jadi utusan presiden wkwk padahal dia sendiri yang mau keluar," tuding warganet.
Baca Juga: Kemarin Tengil Jawab Tudingan Pengajian Sepi, Gus Miftah Kini Mualafkan Seorang Perempuan
"Berkata baik atau diam, kau yang bilang lalu kau sendiri yang melanggar, hingga kau diberi teguran, nilailah orang dengan ilmu, kalau tidak bisa menimbulkan fitnah, kau merasa sudah mengislamkan ribuan orang tapi apa manfaatnya buat Allah? Nggak ada, itu hanya bermanfaat bagi dirimu sendiri agar mendaatkan pengakuan dari manusia kan?" tulis warganet.
Berita Terkait
-
Beda Aktivitas Gus Miftah dan Ustaz Maulana Usai Saling Sindir, Ada yang Mualafkan Orang
-
Miftah Peluk Charly van Houten Sembari Nangis, Netizen Ramai Beri Ceramah
-
Kemarin Tengil Jawab Tudingan Pengajian Sepi, Gus Miftah Kini Mualafkan Seorang Perempuan
-
Charly van Houten Sentil Penjual Es Teh demi Bela Gus Miftah, Bagaimana Hukum Berjualan saat Pengajian?
-
Pendidikan Charly Van Houten, Bela Gus Miftah dan Minta Penjual Es Perbaiki Adab
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?