Suara.com - Deddy Corbuzier ternyata menjadi salah satu orang yang tidak setuju dengan keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong dari pelatih Timnas Indonesia. Menurutnya, keputusan itu sangat berisiko.
Opini Deddy Corbuzier ini disampaikan melalui podcast miliknya di YouTube. Awalnya, ia menanyakan pendapat bintang tamunya, Oki Rengga Winata, terkait situasi Shin Tae-yong.
Oki Rengga tegas menjawab keputusan mengganti pelatih Garuda sekarang tidak tepat. Menurutnya, dibutuhkan waktu yang lama untuk menjalin ikatan antara pelatih dan pemain Timnas Indonesia. Apalagi, jeda internasional selama ini selalu berjalan singkat.
"Kalau (menurut) aku? Gak tepat dong (memecat Shin Tae-yong). Kalau aku langsung tegas, gak tepat mengganti Shin Tae-yong saat ini. Karena sebuah tim itu butuh bonding dan chemistry antara pemain dan pelatih," jelas Oki Rengga seperti dikutip pada Minggu (12/1/2025).
"Gak bisa cepet, dan timnas itu tidak bertemu setiap hari, hanya dalam waktu paling lama 2 minggu sebelum pertandingan atau seminggu sebelum pertandingan. Nah butuh chemistry, butuh waktu," sambungnya.
Mendengar itu, Deddy Corbuzier juga mengaku tidak setuju dengan keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong. Pasalnya, kata Deddy, pelatih asal Korea Selatan itu sudah membawa Indonesia bermimpi ke level yang tidak dibayangkan.
"Kalau menurut gue, yang gue tidak terlalu paham bola, kalau menurut gue (pemecatan Shin Tae-yong) tidak tepat. Karena dia sudah membawa kita ke mimpi yang bahkan kita tidak pernah bermimpi," ucap Deddy Corbuzier.
Deddy Corbuzier melanjutkan, putusan PSSI memecat Shin Tae-yong juga memiliki risiko besar. Walau begitu, ia mengingatkan jika opininya ini berasal dari sudut pandangnya orang awam yang tidak mengikuti perkembangan sepak bola.
"Kalau tiba-tiba di-cut, nanggung. Ini risikonya terlalu besar. Menurut gue gitu. Nah ini (sudut pandang) dari orang awam," tambah Deddy Corbuzier.
Baca Juga: Alex Pastoor: Dari Belanda ke Indonesia, Belajar Peta Dulu
Terakhir, Deddy Corbuzier menyamakan kebijakan PSSI memecat Shin Tae-yong dengan situasi perusahaan.
"Maksud gue, tadi kita balik lagi kalau pemahaman gue, kayak misalnya kita punya perusahaan deh. Perusahaan ini mendapatkan satu goals yang belum tentu kita bisa dapet sebelumnya," ucap Deddy.
"Nah mau direkturnya kayak apa, yaudahlah ini kita lihat dulu. Nanggung nih, nanggung, tinggal tutup tahun nih, tinggal tutup tahun. Keluarinnya nanti aja kalau berantakan. Nah gitu," pungkasnya.
Pendapat Deddy Corbuzier itu langsung menuai decak kagum dari warganet. Hal ini terlihat dalam kolom komentar video yang diunggah di YouTube Deddy Corbuzier.
"STY sudah membawa kita ke mimpi yang bahkan kita gak pernah bermimpi, best om Ded," puji warganet.
"Isi podcast mewakili suara hati. STY membawa kita ke dalam mimpi yang bahkan kita tidak pernah bermimpi. Tetap dukung timnas," tulis warganet.
"Hal yang mustahil telah diwujudkan oleh STY. Besar rasa hormat kami kepada STY," komentar warganet.
"Satu-satunya podcast dari semua podcast yang saya tonton mengenai pemecatan coach STY, ini bener-bener dikulik secara detail, tertata dan juga positif, tanpa menyudutkan satu pihakpun. Mantap om Ded," puji lainnya.
Berita Terkait
-
Alex Pastoor: Dari Belanda ke Indonesia, Belajar Peta Dulu
-
Patrick Kluivert Janji untuk Timnas Indonesia: Capai Target!
-
Patrick Kluivert: Saya Suka Marselino Ferdinan
-
Ricky Kambuaya Kenang Momen Bersama Shin Tae-yong: Beliau Selalu...
-
Pelatih Baru Timnas Indonesia Dikenalkan Hari Ini, Darius Sinathrya: Saatnya Buka Lembaran Baru
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal 'Mandi Uang' di Hari Minggu 21 Juni 2026
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?