Suara.com - Syahrini memang belum menunjukkan wajah anak semata wayangnya, Princess R. Namun istri Reino Barack itu tak pernah segan membagikan momen kebersamaan keluarga kecilnya, termasuk saat pulang kampung ke Jepang.
Jepang yang sedang musim dingin tentu mengharuskan warganya untuk berpakaian hangat. Tak heran bila Syahrini juga memakaikan jaket-jaket tebal dan anti angin untuk Princess R, yang belakangan ikut mencuri perhatian warganet.
Bagaimana tidak? Pasalnya Syahrini memilihkan produk-produk dari jenama mewah yang sudah pasti dibanderol dengan harga selangit. Berikut ini adalah koleksi jaket musim dingin anak Syahrini yang bahkan bisa digunakan untuk membayar down payment (DP) alias uang muka sepeda motor:
Rylee and Cru
Melansir Instagram resminya, Rylee and Cru (biasa dikenal juga dengan format Rylee + Cru) diklaim mengombinasikan seni dan imajinasi dalam karya-karya mereka. Karena itulah jenama ini menawarkan pakaian yang unik untuk ibu dan anak.
Instagram @/fashion__selebriti menyoroti penggunaan jaket anti angin dari Rylee + Cru oleh Princess R saat digendong oleh Reino. Lebih tepatnya yang dipakai adalah jenis Bouquet Puffer Coat dengan warna merah muda yang lembut serta motif bunga-bunga cantik berwarna merah.
Menurut situs My Theresa, harga jaket berbahan 100% polyester ini adalah USD 98-140 atau sekitar Rp1,597 juta. Syahrini tampak memadupadankan jaket tersebut dengan mantel anti angin lain demi memberikan lebih banyak kehangatan bagi Princess R.
Moncler
Jaket musim dingin lain yang dipakai oleh Princess R adalah dari jenama Moncler yang memang terkenal dengan produk-produk musim dinginnya yang tebal tetapi tetap modis. Syahrini memilihkan sebuah vest atau rompi anti angin untuk membantu menghangatkan tubuh Princess R saat diajak berjalan-jalan oleh sang ayah.
Baca Juga: Wajah Belum Tampak, Suara Princess R Dibilang Merdu Mirip Syahrini
“#babyR wearing @moncler new amaury packable down vest with snap button and zipper closure,” seperti itulah caption yang dituliskan @/fashion__selebriti, dikutip pada Rabu (15/1/2025).
Rompi berwarna hitam dengan dua kantong itu dibanderol seharga USD 350 atau setara dengan Rp5,705 juta (kurs $1 = Rp16.300). Tentu ini harga yang tergolong fantastis untuk sebuah rompi, sebab menurut laman Klik NSS, dengan Rp5 juta seseorang bisa membayar DP untuk sepeda motor Honda BeAT Sporty CBS 2024 atau Honda BeAT Deluxe CBS-ISS 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek