Kenapa Wangi Parfum Cepat Hilang? Ini 7 Tips agar Aromanya Tahan Seharian

Rabu, 23 September 2026 | 15:24 WIB
Ilustrasi tips memakai parfum yang benar agar tahan lama. [freepik]
BACA 10 DETIK
  • Wangi parfum cepat hilang karena beberapa hal seperti kulit kering, cuaca, konsentrasi wangi dan cara penyemprotan.
  • Agar tahan lama, pengguna perlu memilih jenis parfum yang tepat dan menggunakanannya dengan benar.
  • Ada 7 tips menjaga aroma parfum agar tahan lama meski dipakai beraktivitas seharian.

Suara.com - Pertanyaan kenapa wangi parfum bisa cepat hilang, sering muncul di kalangan pengguna yang kerap memakai wewangian saat beraktivitas sehari-hari.

Sebagian orang merasa sudah memilih produk berlabel tahan lama dengan harga yang tidak murah, namun aromanya justru lenyap begitu saja dalam hitungan jam tanpa sisa.

Sebelum merasa kecewa dan menyalahkan produk, Anda perlu mengenali berbagai faktor utama yang memengaruhi daya tahan parfum pada tubuh.

Kenapa Wangi Parfum Cepat Hilang?

Ada beberapa faktor yang membuat aroma parfum lebih cepat memudar.

Mulai dari kulit kering karena cenderung tidak mampu mempertahankan minyak wangi selama kulit yang terhidrasi.

Ilustrasi parfum (Vecteezy/NARONG KHUEANKAEW)

Cuaca panas dan lembap juga dapat mempercepat penguapan, terlebih jika tubuh banyak berkeringat karena beraktivitas.

Selain itu, konsentrasi wewangian yang rendah, teknik penyemprotan yang kurang tepat, hingga penyimpanan parfum di tempat yang terlalu panas dapat memengaruhi ketahanannya.

7 Tips Memakai Parfum agar Tahan Lama

1. Pilih Konsentrasi yang Sesuai

Konsentrasi minyak parfum berpengaruh terhadap ketahanan aroma. Secara umum, body mist bertahan sekitar 1–2 jam, Eau de Toilette (EDT) sekitar 4–6 jam.

Lalu Eau de Parfum (EDP) sekitar 6–10 jam, sedangkan parfum dengan konsentrasi ekstrak yang lebih tinggi dapat bertahan 8–12 jam atau lebih, tergantung produk dan kondisi pemakaian.

2. Lembapkan Kulit Sebelum Memakai Parfum

Kulit kering dapat membuat aroma lebih cepat menguap. Gunakan losion tubuh tanpa pewangi atau aplikasikan parfum setelah mandi ketika kulit masih dalam kondisi terhidrasi.

3. Semprotkan pada Titik Nadi

Ilustrasi menyemprot parfum di titik nadi. (Pexels/cottonbro studio)

Aplikasikan parfum pada area seperti sisi leher, belakang telinga, pergelangan tangan, lipatan siku, atau belakang lutut. Area tersebut cenderung menghasilkan panas tubuh yang membantu aroma menyebar.

4. Pilih Aroma dengan Base Note Kuat

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com