Di kos-kosan barunya, Laura tetap live dan update tentang kehidupannya. Namun dia juga terkena beberapa skandal seperti mabuk miras hingga berciuman dengan pacar bulenya di tempat umum.
Mau Diadopsi Razman
Hingga akhirnya di tahun 2024, Laura memutuskan untuk kembali ke Indonesia untuk minta maaf pada Nikita Mirzani. Bukan hanya itu, kepulangan Laura juga untuk bertemu kekasihnya, Vadel Badjideh.
Namun pernyataan berbeda diungkap Nikita Mirzani yang menyebut Laura pulang ke Indonesia karena telah dideportasi dari Inggris. Tapi ternyata Nikita Mirzani pun tak membukakan pintu rumahnya ketika Laura datang untuk minta maaf.
Nikita berasalan Laura tidak serius minta maaf karena datang membawa kamera saat itu. Masalah berlanjut ketika Laura yang menyindir Mail Syahputra, asisten Nikita Mirzani. Dari sini, Mail menyebut Laura hamil di luar nikah dan telah menggugurkan kandungannya.
Bahkan dalam acara TV, Nikita membenarkan isu kehamilan dan aborsi yang dilakukan Laura. Di media sosialnya, Laura membantah hal tersebut hingga memaki-maki Nikita Mirzani. Puncaknya ketika Laura dijemput paksa dari apartemennya oleh Nikita Mirzani pada 19 September 2024 lalu.
Usai dijemput paksa, Lolly dititipkan di Rumah Aman. Selain itu Nikita Mirzani pun mempolisikan Vadel Badjideh dengan tudingan persetubuhan anak dan pemaksaan aborsi terhadap Laura.
Pada Jumat, 10 Januari 2025 malam, Laura pun memutuskan untuk kabur dari Rumah Aman untuk menemui Razman Arif Nasution, pengacara Vadel Badjideh. Dari sini Laura bahkan mengungkap ingin diadopsi oleh keluarga Razman karena tidak mau lagi bersama Nikita Mirzani.
Di sisi lain, Nikita Mirzani justru merestui jika Razman mau adopsi Laura. Terbaru, Razman bahkan mengatakan bahwa proses adopsi Laura tengah berjalan. Kini, Laura masih dititipkan di RS Polri.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Baca Juga: Dibongkar Asisten Shella Saukia, Nikita Mirzani Kerap Marahi dan Pukul Anak Perkara Sepele
Berita Terkait
-
Ribut Lagi dengan Nikita Mirzani, Lolly Kena Sentil Mayang: Surga di Kaki Ibu
-
Di Mana Antonio Dedola Sekarang? Dituding Pacari Anak Nikita Mirzani
-
Dibongkar Asisten Shella Saukia, Nikita Mirzani Kerap Marahi dan Pukul Anak Perkara Sepele
-
Laura Meizani Kapok Serumah dengan Nikita Mirzani, Ngaku Sering Dipertontonkan Hal Tak Etis
-
Lolly Blak-blakan Ngaku Ogah Baikan dan Sebut Nikita Mirzani sebagai Ibu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan