Suara.com - Sebelum Kate Middleton tampil pertama kali pada tahun 2025, blogger What Kate Wore, Susan Kelley merasa gaya Tahun Baru sang putri akan didominasi oleh brand lokal, Inggris.
Ia mengatakan kepada editor senior Marie Claire Kristin Contino bahwa "sang putri (akan terus])menjadi panutan industri mode Inggris".
Beberapa hari kemudian, prediksi Susan Kelley seolah menjadi kenyataan ketika Kate Middleton membawa merek tas yang kental dengan sejarah gaya kerajaan dan selebritas dalam agenda pertamanya di 2025.
Saat mengunjungi Rumah Sakit Royal Marsden di London pada tanggal 14 Januari lalu, Putri Kate membawa tas tangan Asprey dengan mantel motif kotak-kotak buatan Blaze Milano dan sepatu hak suede Russell & Bromley yang nyaman.
Tas tangannya hadir dalam warna merah anggur yang trendi dengan gesper emas berukuran besar—desain yang sederhana, elegan, dan mencakup semua hal yang membuat Asprey menjadi favorit banyak orang sejak didirikan pada tahun 1781.
Dikutip Marie Claire, pada abad kedelapan belas, William Asprey mendirikan Asprey sebagai pemasok syal sutra. Dalam beberapa dekade, bisnis keluarga tersebut berkembang menjadi bisnis koper dan kotak pakaian—mengikuti peningkatan perjalanan kereta api bagi kelas atas pada awal tahun 1800-an.
Tas travel kulit Asprey memperoleh stempel persetujuan pertama dari para bangsawan pada tahun 1862, ketika Ratu Victoria menganugerahkan Royal Warrant yang didambakan kepada merek tersebut.
Pada abad kedua puluh, Asprey telah membuka toko di Bond St. London dan memperluas penjualannya ke beberapa barang dengan desain eksklusif dan kualitas tinggi seperti perhiasan mewah, mainan, jam tangan, jam dinding, dan, tentu saja, tas tangan.
Meskipun Asprey membuat beberapa barang dari kulit berkualitas, termasuk tas dengan pegangan atas seperti milik Kate Middleton, perusahaan ini lebih dikenal di kalangan selebriti karena perhiasannya.
Baca Juga: 4 Inspirasi Gaya Harian Elegan dari Moon Ga Young yang Bisa Kamu Tiru
Asprey telah membuat koleksi perhiasannya melalui banyak karpet merah khusus untuk orang-orang seperti Angelina Jolie dan meminjamkan perhiasan lain yang menjadi ciri khas kepada Emilia Clarke, Allison Williams, dan banyak lagi.
Salah satu pencapaian terbesar label ini di Hollywood muncul di layar pada tahun 1997, ketika perusahaan ini menyediakan set piece untuk Kate Winslet dalam Titanic kalung safir dan berlian "Heart of the Ocean" yang terkenal.
Rangkaian berlian dan perhiasan langka Asprey biasanya menjadi favorit Putri Kate. Acara publik mulai dari kunjungan kenegaraan hingga kebaktian gereja selalu diramaikan dengan koleksi cincin, kalung, dan anting dari merek tersebut.
Untuk tas tangan, Putri Kate adalah pendukung setia desainer lokal Inggris dan Inggris Raya. Penampilannya meliputi tas kulit Made in Spain dari Strathberry, tas jinjing DeMellier, dan tas tangan dan tas genggam Mulberry.
Sementara itu tas yang dikenakan Putri Kate sendiri memiliki harga yang fantastis, yakni 2.995 Pound sterling atau Rp59 jutaan di situs resminya.
Tas ini terbuat dari kulit gandum lembut dan memiliki bagian dalam berbahan suede. Desainnya menampilkan siluet yang bersih dan minimalis serta dilengkapi dengan kunci gesper khas Asprey berwarna emas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo