Suara.com - Ayam marinasi menjadi lauk paling populer karena praktis dan rasanya yang cocok bagi berbagai macam selera masyarakat.
Namun, teknik marinasi ayam yang salah ternyata bisa membawa petaka, berkaca dari kasus yang terjadi pada para siswa SDN Dukuh 3, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Sejumlah siswa di sekolah tersebut mengalami mual dan muntah diduga karena menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) berupa ayam marinasi.
Kepala Komunikasi Presiden Hasan Nasbi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (16/1/2025) mengutarakan bahwa lauk ayam marinasi menjadi biang kerok para siswa muntah.
Hasbi menegaskan pihaknya akan menjadikan insiden ini sebagai evaluasi terkait pengelolaan menu makan siang yang dibagikan ke masyarakat.
Belajar dari kasus tersebut, bagaimana cara marinasi ayam agar matang sempurna?
Perhatikan suhu dan durasi memasak
Ayam merupakan sumber protein yang mudah diolah, namun juga sekaligus kerap disepelekan.
Pasalnya, ada teknik tertentu untuk memasak ayam agar matang namun tak merusak kualitas daging.
Baca Juga: CISDI Kritik Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran: Target Program Ini Belum Jelas!
Ketika dimasak dengan suhu yang terlalu panas dalam waktu yang lama, daging ayam akan menjadi alot.
Begitu juga saat menggoreng dalam waktu yang terlalu singkat, daging ayam tak matang sempurna.
Suhu dan durasi memasak perlu diperhatikan agar kuman-kuman pada ayam bisa mati seluruhnya dan tak menimbulkan risiko penyakit.
Ayam yang dimarinasi dengan bumbu seperti ungkep atau bumbu kuning harus dimasak dengan api kecil dengan durasi lama agar seluruh bagian daging ayam bisa matang dan bumbu meresap.
Memasak dengan api kecil dan durasi yang lama diperuntukkan agar daging ayam bisa matang merata namun tak tetap empuk dan nikmat saat disantap.
Jangan langsung masak ayam yang sudah beku
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Marah-marah Makan Bergizi Gratis Dibilang Tak Enak: Sekaya Apa Ente Komplain?
-
CISDI Kritik Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran: Target Program Ini Belum Jelas!
-
Puluhan Anak Muntah-muntah Diduga Keracunan usai Santap Menu MBG, Kepala BGN Lapor Prabowo
-
Jejak Pendidikan Sultan B Najamudin, Senator yang Usul Makan Bergizi Gratis dari Dana Zakat
-
Program Makan Bergizi Gratis Dipantau Anggota TNI, Wajah Siswa SD Jadi Sorotan: Takut Apa ya Kira-kira?
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas
-
5 Rekomendasi Promo Alat Elektronik di Opening Hartono Pakuwon Mall Jogja, Diskon hingga 80 Persen!
-
5 Rekomendasi Hair Oil Penumbuh Rambut untuk Lansia, Akar Jadi Kuat
-
Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming