Suara.com - Artis sekaligus anggota DPR RI Uya Kuya tengah menjadi buah bibir usai ditegur karena kedapatan membuat video di lokasi kebakaran Los Angels, California Tokoh NU Gus Arifin menilai aksi sang artis memalukan.
Padahal belakangan waktu ini, Uya Kuya vokal menunjukkan kepeduliannya terhadap korban yang terdampak kebakaran dahsyat di Los Angeles. Terlebih saat kejadian, Uya dan sang istri Astrid Kuya berada di Los Angeles lantaran menyambangi kedua anak mereka.
Namun seorang warga Los Angeles memperlihatkan aksi rombongan Uya Kuya yang membuat video di dekat bangunan yang diklaim miliknya. Pemilik akun TikTok @camr1517 menegur sang anggota DPR RI karena menganggapnya nir empati.
Gus Arifin pun berkomentar setelah nama Uya Kuya trending di X. Menurut pendakwah kelahiran Mojokerto 1969 tersebut menyoroti etika Uya Kuya yang dianggap tak mencerminkan sosok berakhlak.
"Memang, orang model seperti Uya Kuya ini, nir akhlak, memalukan," tulisnya dikutip Minggu (19/1/2025).
Pendapat itu disampaikan oleh Gus Arifin sebagai sebagai tanggapan atas postingan yang menyindir Uya Kuya low quality atau berkualitas rendah.
Di sisi lain, Uya Kuya telah memberikan klarifikasi terkait berita yang ramai mengenai dirinya. Pemilik nama asli Surya Utama mengaku tujuannya membuat video lokasi kebakaran adalah untuk memberikan informasi mengenai kondisi terkini di Los Angeles, khususnya bagi warga Indonesia.
Uya Kuya membantah sengaja membuat video untuk kepentingan pribadi. Ia mengaku langsung menghapus video setelah pemilih rumah menegurnya.
Lebih lanjut, Uya Kuya mengatakan dirinya telah mendapat izin dari pihak berwajib dan FBI sebelum membuat video.
Baca Juga: Ditegur Warga LA Tak Punya Empati Ngonten di Lokasi Kebakaran, Uya Kuya: Kami Diizinkan FBI
"Di sana ada polisi dan FBI yang memberikan izin untuk mengambil gambar selama tidak masuk ke area rumah yang sudah diberi garis kuning," ungkap Uya Kuya.
Senada dengan hal itu, putri Uya Kuya, Cinta Kuya juga ikut bersuara. Cinta mengatakan secara pribadi dirinya telah meminta maaf kepada warga yang keberatan atas aksinya dan keluarga. Bahkan, ia ikut berdonasi untuk membantu warga tersebut.
"Bagaimanapun, aku sudah menjelaskan padanya dan meminta maaf sedalam-dalamnya, aku bahkan berdonasi untuknya di Gofundme… kalian ingin menganggap ini sebagai hal yang buruk atau baik, terserah," cuitnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027