Suara.com - Momen diprotesnya Uya Kuya oleh warga Los Angeles karena berniat membuat konten di lokasi kebakaran tengah menjadi perbincangan publik.
Uya Kuya sendiri telah mengklarifikasi dan mengaku bahwa konten yang akan dibuatnya di lokasi tersebut ditujukan untuk memberantas banyaknya video hoaks dan buatan AI.
Suami Astrid Kuya itu juga mengklaim sudah ditemani oleh pihak berwenang. Menurutnya video boleh direkam selama dilakukan di tempat umum alih-alih properti pribadi masyarakat.
"Kita lakukan di sidewalk, pinggir jalan sesuai arahan aparat. Saat kita ditegor oleh yang mengaku pemilik rumah, kita langsung menstop rekaman dan menghapusnya," tulis Uya di Instagram-nya, dilihat pada Senin (20/1/2025).
Uya Kuya mengaku bahwa hasil rekaman videonya sama sekali tidak diunggah ke media sosial. "Kita sama sekali tidak tahu kalau dia juga memvideokan kita dan kita baru tahu setelah dia upload dengan video dipotong dan tidak ada lanjutannya," ungkap Uya.
"Bahkan melalui Account TikTok Cinta Kuya sudah berusaha mengirim DM langsung ke pemilik konten, meminta maaf lagi, namun tidak dibalas, bahkan ada beberapa penjelasan Cinta Kuya yang berusaha menjelaskan di kolom komennya banyak dihapus-hapusin mereka," lanjutnya.
Namun penjelasan Uya ini tetap dipenuhi dengan beragam komentar warganet. Sejumlah pihak kini ganti menyoroti Uya Kuya yang berada di Amerika Serikat sementara seharusnya Anggota DPR RI menemui konstituennya karena sedang dalam masa reses.
"DEWAN PERWAKILAN RAKYAT LOS ANGELES," sentil warganet. "Tolong klarifikasi juga, anghota DPR masa reses boleh ya jalan jalan keluar negeri dan bikin konten?" imbuh yang lainnya.
Hal ini turut memunculkan pertanyaan, memang Uya Kuya dari daerah pemilihan (dapil) mana?
Baca Juga: Uya Kuya Dibilang Nir Akhlak Imbas Konten di LA, Gus Arifin: Memalukan
Melansir laman jariungu.com, pemilik nama lengkap Surya Utama itu adalah Anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Dapil DKI Jakarta II. Uya mendapatkan peringkat pertama perolehan suara terbanyak di dapil tersebut.
Dijelaskan di lebih lengkap di situs KPU, Dapil DKI Jakarta terbagi dalam 3 kelompok. Dapil DKI Jakarta II mencakup daerah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri.
Berita Terkait
-
Dihujat Banyak Orang, Ini Kronologi Lengkap Versi Uya Kuya Soal Diusir Warga Lokal Saat Syuting di Lokasi Kebakaran LA
-
Cinta Kuya Bagikan Isi DM Permintaan Maaf yang Dicueki Korban Kebakaran LA
-
Publik Temukan Kesamaan Uya Kuya dan Gibran Rakabuming, Netizen: Satu Relawan yang Sering Bagi-bagi Susu Kan?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang
-
Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru
-
PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun
-
5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital
-
Sepotong Rendang Pelepas Rindu
-
Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar
-
Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?
-
Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika