Suara.com - Meski niatnya baik, ternyata ada beberapa barang yang diyakini tidak boleh dijadikan hadiah Imlek. Sebab, barang-barang terlarang ini dianggap bisa membawa kesialan atau nasib buruk di tahun yang baru.
Perayaan tahun baru Imlek tahun 2025 itu sendiri akan jatuh pada hari Rabu, 29 Januari 2025. Jika Anda masih menyiapkan hadiah, pastikan tidak memberikan beberapa barang berikut.
Daftar Barang yang Tidak Boleh Dijadikan Hadiah Imlek
Ingat, jangan membeli barang-barang berikut untuk dijadikan hadiah Imlek.
1. Sepatu
Dalam bahasa Mandarin, sepatu adalah xie yang penyebutannya sangat mirip dengan kata nasib buruk atau jahat. Karena itulah, pemberian sepatu sebagai hadiah Imlek bisa dianggap bahwa Anda mendoakan nasib buruk.
2. Jam
Baik jam tangan atau dinding sebaiknya tidak dijadikan hadiah imlek. Pasalnya, penyebutan jam (zhong) dalam bahasa Mandarin akan terdengar mirip dengan kata akhir zhong lainnya yang kerap dikaitkan dengan kematian.
3. Barang dengan unsur angka empat
Dalam bahasa Mandarin, penyebutan si untuk angka empat sangat mirip dengan kata si yang berarti kematian.
Karena itulah, Anda tidak disarankan memberi hadiah dengan unsur angka empat, seperti 4, 14, 24, dan seterusnya.
4. Payung
Barang yang tidak boleh dijadikan hadiah Imlek berikutnya adalah payung. Alasannya lagi-lagi karena penyebutan payung (san) dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan kata putus (san).
Oleh karena itu, memberikan payung sebagai hadiah Imlek bisa diartikan sebagai isyarat berakhirnya hubungan.
Baca Juga: Download Gratis! Kumpulan Twibbon Imlek 2576 Kongzili Terbaru
5. Topi
Ingin memberikan topi sebagai hadiah Imlek? Sebaiknya Anda mengurungkan niat tersebut karena dalam budaya Tionghoa, topi biasanya dipakai oleh anak-anak ketika orang tuanya meninggal.
Beberapa daerah di Tiongkok juga memercayai bahwa topi hijau identik dengan perselingkuhan.
6. Boneka
Meski lucu, boneka, khususnya boneka kain justru sering dianggap sebagai karakter jahat (xiao) yang bisa menarik roh jahat. Pemberian boneka sebagai hadiah Imlek bisa dianggap sebagai pembawa aura negatif.
7. Benda-benda tajam
Berbagai benda tajam, seperti pisau atau gunting juga menjadi barang yang tidak boleh dijadikan hadiah Imlek karena dinilai pembawa sial.
Pepatah China pernah mengatakan bahwa ‘satu tebasan dan terbagi dua’ berarti berakhirnya hubungan di antara dua orang.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
-
Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani