IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG naik 2,78% ke level 6.409,654 pada pekan ini.
  • Volume transaksi saham melonjak 32,98% menjadi 39,95 miliar lembar.
  • Asing beli bersih Rp1,24 triliun, tapi masih jual Rp71,29 triliun sepanjang 2026.

Suara.com - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin bergairah pada pekan perdagangan 3–7 Agustus 2026. Hampir seluruh indikator utama pasar saham mencatatkan pertumbuhan positif, dengan lonjakan volume transaksi menjadi sorotan utama.

Berdasarkan data BEI yang dikutip Sabtu (8/8/2026) rata-rata volume transaksi harian sepanjang pekan ini melonjak 32,98% menjadi 39,95 miliar lembar saham, dari 30,04 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Lonjakan volume tersebut menjadi sinyal meningkatnya aktivitas investor di pasar saham. Tak hanya volume, rata-rata frekuensi transaksi harian juga ikut melesat.

BEI mencatat rata-rata frekuensi transaksi harian naik 27,62% menjadi 2,32 juta kali transaksi, dibandingkan 1,82 juta transaksi pada pekan sebelumnya.

IHSG Melompat, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp11.212 Triliun

Gairah perdagangan juga tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sepanjang pekan ini, IHSG menguat 2,78% ke level 6.409,654.

Pada pekan sebelumnya, IHSG masih berada di level 6.236,126. Artinya, indeks berhasil menambah sekitar 173 poin dalam sepekan.

Penguatan IHSG turut mengerek nilai kapitalisasi pasar BEI. Kapitalisasi pasar meningkat 2,64% menjadi Rp11.212 triliun, dari sebelumnya Rp10.923 triliun.

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa penguatan pasar saham tidak hanya terjadi pada indeks, tetapi juga meningkatkan nilai keseluruhan perusahaan yang tercatat di BEI.

Nilai Transaksi Justru Sedikit Turun

Meski volume dan frekuensi transaksi melonjak, rata-rata nilai transaksi harian justru bergerak tipis ke bawah.

BEI mencatat rata-rata nilai transaksi harian berubah 0,38% menjadi Rp15,38 triliun, dibandingkan Rp15,44 triliun pada pekan sebelumnya.

Pergerakan ini menunjukkan tingginya frekuensi perdagangan tidak serta-merta diikuti peningkatan nilai rupiah transaksi secara signifikan.

Asing Mulai Borong Saham

Dari sisi investor asing, sentimen positif terlihat pada perdagangan pekan ini. Investor asing mencatatkan beli bersih Rp1,24 triliun.

Namun, jika dihitung sejak awal 2026, posisi investor asing masih mencatatkan jual bersih Rp71,29 triliun.

Dengan demikian, aksi beli asing pada pekan ini belum cukup untuk menghapus tekanan jual yang telah berlangsung sepanjang tahun.

Meski demikian, penguatan IHSG, lonjakan volume perdagangan, serta meningkatnya frekuensi transaksi menjadi sinyal bahwa aktivitas pasar saham kembali memanas.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com