Suara.com - Sosok Nurhayati Subakat, pemilik 'Wardah' tengah menjadi perbincangan publik. Di tengah banyaknya pengusaha kosmetik yang tampil flexing, pendiri PT Paragon Corp itu justru banjir pujian karena nyaris tak pernah tampil glamor.
Padahal, sebagai seorang pengusaha Nurhayati memiliki harta yang cukup melimpah. Forbes pernah memasukkannya dalam jajaran orang kaya dengan kekayaan ditaksir mencapai Rp24 triliun.
Nurhayati merintis mendirikan perusahaannya bersama suaminya Subakat Hadi dengan nama PT Pusaka Tradisi Ibu pada Tahun 1985. Kemudian pada 2011 berubah menjadi PT Paragon Technology and Inovation.
Subakat Hadi dan Nurhayati disebut menikah pada Tahun 1978. Keduanya dikaruniai tiga orang anak. Lantas, seperti apa sosok ketiga putra dan putri mereka? Simak ulasannya berikut ini.
Harman Subakat
Sedikit informasi mengenai sosok Harman Subakat. Dia diketahui merupakan anak sulung dari pasangan Subakat Hadi dan Nurhayati.
Harman pernah menempuh pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB). Hanya saja tidak diketahui mengambil jurusan apa.
Sebagai putra pemilik Paragon Corp, dia dipercaya menjabat sebagai Group CEO Paragon Corp sejak 2019. Perannya cukup penting dalam pengembangan perusahaan di pusat R&D. Harman tercatat berhasil mengembangkan neuroscience-approved fragrance, teknologi microbiome untuk produk perawatan kulit, hingga genomic untuk moisturizer.
Salman Subakat
Baca Juga: Pekerjaan Nurhayati Subakat sebelum Jadi Bos Wardah, Anti Flexing Meski Bisnisnya Melejit
Salman memiliki peran yang cukup penting di Paragon Corp. Meskipun bekerja di perusahaan keluarga tak membuatnya bersantai-santai.
Alumni Teknik Elektro ITB itu mulai bergabung dengan Paragon Corp pada 2004. Di bawah tangan dinginnya, perusahaan ini makin berkibar. Salman disebut-sebut memiliki peran yang cukup besar dalam lahirnya sejumlah produk turunan dari perusahaan ini, seperti Make Over, Emina, Kahf, Labore, dan masih banyak lagi.
Pada 2023, Salman dipercaya menjadi CEO Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI), yang menjadi wadah ekosistem dan talenta Paragon Corp.
Sari Chairunnisa
Jika dua saudaranya kuliah di ITB, Sari Chairunnisa memilih jalan yang berbeda. Putri Nurhayati ini merupakan lulusan Kedokteran Kulit di Universitas Indonesia.
Latar belakang pendidikannya itu sangat berguna bagi pengembangan perusahaan. Sari berperan sebagai dermatologi. Dikutip dariakun Linkedin, Sari sekarang menjabat sebagai vice presiden di divisi research and development untuk seluruh produk kecantikan di Paragon Corp.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global