Suara.com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mencopot semua pejabat di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta. Hal ini buntut dugaan pungutan liar (pungli) terhadap warga negara (WN) China.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan keputusan itu diambil setelah mendapat data-data terkait dugaan tindak pidana tersebut.
"Setelah kami terima semua datanya, langsung kami tarik semua (petugas-red) yang ada di data dari penugasan di Soetta. Kami ganti," kata Agus.
Mantan Wakapolri ini mengatakan bahwa sekitar 30 pejabat imigrasi tersebut tengah diperiksa oleh internal Kemen Imipas.
Lantas, berapa harta kekayaan Agus Andrianto? Berikut rinciannya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK, Agus Andrianto memiliki harta kekayaan sebesar Rp 24 miliar. Ia melaporkan hartanya pada 20 November 2024/Periodik - 2023.
Dilihat dari LHKPN, Senin (3/2/2025), Agus memiliki senilai Rp 650.000.000. Rinciannya Toyota Alphard 2.5 G AT Tahun 2019 senilai Rp 500 juta dan Toyota Kijang Innova G AT Tahun 2026 senilai 150 juta.
Mantan Kapolda Sumut ini memiliki 19 aset tanah dan bangunan senilai Rp 21.689.684.446. Tanah dan bangunan itu tersebar di Jakarta Selatan, Medan, Bandung, dan Tangerang. Berikut
Berikut ini rincian aset tanah dan bangunan milik Agus:
1. Tanah dan bangunan seluas 420 m2/306 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri senilai Rp 4.500.000.000
2. Tanah dan bangunan seluas 1015 m2/280 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri senilai Rp 3.500.000.000
3. Tanah dan bangunan seluas 805 m2/100 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri senilai Rp 5.500.000.000
4. Tanah seluas 300 m2/150 m2 di Bandung, hasil sendiri senilai Rp 1.300.000.000
5. Tanah seluas 20 m2 di Bandung, hasil sendiri senilai Rp 80.000.000
6. Tanah seluas 588 m2 di Medan, hasil sendiri senilai Rp 88.200.000
Tag
Berita Terkait
-
Viral Modus Pura-pura Kecelakaan Incar Pesepeda di Jaktim, Polisi Turun Tangan
-
Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik Jadi Irjen Kemenimipas, Ini Rekam Jejaknya
-
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Resmi Pakai Rompi Oranye
-
Diperiksa Mapolresta Solo Diduga Kasus Pemerasan, Bupati Sukoharjo Dibawa KPK ke Jakarta
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim