Suara.com - Hard Gumay dikenal sebagai seorang peramal. Banyak prediksinya yang kontroversial hingga viral di media sosial. Selain meramal, ia ternyata juga anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI yang kini berpangkat Sersan Dua (Serda).
Lantas, berapa gaji Hard Gumay?
Sebagai anggota Komcad, Hard Gumay tidak menerima gaji bulanan seperti prajurit aktif. Dia hanya mendapatkan uang saku selama masa pelatihan. Besaran uang saku ini tidak disebutkan secara rinci dalam peraturan yang ada.
Mengutip dari berbagai sumber, anggota Komcad juga berhak atas tunjangan operasi saat mobilisasi, perawatan kesehatan, serta perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Namun, tunjangan operasi ini hanya diberikan ketika anggota Komcad dimobilisasi untuk memperkuat TNI dalam menghadapi ancaman tertentu.
Pangkat Serda Hard Gumay hanya berlaku saat ia bertugas sebagai anggota Komcad. Dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga sipil, pangkat militer tersebut tidak digunakan.
Hard Gumay adalah seorang peramal yang namanya semakin dikenal di industri hiburan Tanah Air. Pria kelahiran 13 Oktober 1989 ini berasal dari Palembang. Dia juga aktif sebagai aktor serta presenter di sejumlah program televisi.
Karier Hard Gumay mulai menanjak sejak dirinya tampil dalam drama reality show "Penghuni Rumah Terakhir" yang tayang di GTV.
Sejak saat itu, ia kerap berperan dalam berbagai judul FTV, termasuk "Jutaan Mak Comblang Bahkan Tidak Menyadarinya" yang diproduksi oleh Starvision. Selain itu, ia juga dikenal sebagai presenter dalam program "RamalaAsik" yang tayang di ANTV.
Hard Gumay juga aktif membagikan berbagai prediksi yang menarik perhatian publik. Dengan popularitasnya yang terus meningkat, ia kini memiliki banyak pengikut di media sosial.
Berikut biodata lengkap Hard Gumay:
Nama lengkap: Hardiansyah Gumay
Nama panggung: Hard Gumay
Asal: Sumatera Selatan
Tanggal lahir: 13 Oktober 1989
Agama: Islam
Profesi: Peramal, Aktor, Presenter
Akun Instagram: @hardgumay
Tag
Berita Terkait
-
Isu Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Mencuat, Ramalan Hard Gumay soal Orang Ketiga Disorot
-
Geger! Anggota Komcad TNI Jual Senpi Ilegal SIG Sauer di Bali, Terbongkar Modusnya
-
Rekap Lengkap Ramalan Hard Gumay 2026: Kematian Artis, Perceraian Seleb Hingga Bencana Alam
-
Hard Gumay Ramal 4 Artis Terkenal Bakal Cerai 2026, Salah Satunya Karena KDRT Sampai Berdarah-darah
-
Ramai Tudingan Gelapkan Pajak, Raffi Ahmad Sempat Diramal Hard Gumay Terseret Kasus Korupsi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?