Suara.com - Usai hubungannya dengan Kanye West terungkap ke permukaan umum, nama Bianca Censori mulai menjadi sorotan. Keduanya seringkali menghadiri beberapa acara bersama, salah satunya red carpet Grammy Awards 2025. Dalam acara yang diselenggarakan pada 3 Februari 2025 tersebut, penampilan Bianca Censori tak lepas dari sorotan publik.
Bianca Censori terlihat mengenakan gaun transparan yang memperlihatkan seluruh tubuhnya sehingga tampak seperti telanjang.
Kendati terdapat mantel bulu hitam yang berfungsi untuk menutupinya, namun wanita itu dengan sengaja membukanya agar gaun transparan di dalamnya terlihat jelas.
Sontak, penampilan istri baru Kanye West tersebut menuai banyak komentar dari warganet. Banyak dari mereka yang mengatakan jika pakaian yang dikenakan oleh Bianca terlalu terbuka dan tidak pantas untuk menghadiri acara bergengsi seperti Grammy.
Akibatnya, beredar kabar bahwa Kanye dan Bianca diusir dari acara tersebut. Kabar tersebut disiarkan langsung oleh salah satu media, namun akhirnya dihapus.
Ada pula yang mengatakan jika diusirnya kedua pasangan sejoli tersebut lantaran kedatangan mereka tanpa diundang. Kendati demikian, kabar itu masih belum terbukti kebenarannya.
Profil Bianca Censori
Kini menjadi sorotan, lantas siapa sebenarnya Bianca Censori? Berdasarkan beberapa sumber menyebutkan bahwa Bianca Censori merupakan seorang desainer. Menurut akun Linkedln miliknya, ia bekerja sebagai desainer arsitektur di Yezzy sejak November 2020.
Selama bekerja di perusahaan tersebut, ia berperan sebagai Desainer Arsitektur yang tidak hanya terlibat dalam proyek-proyek arsitektural, namun juga membantu mengembangkan konsep kreatif yang menggabungkan dua elemen penting, yakni seni dan mode.
Baca Juga: Sabrina Carpenter hingga Charli XCX Debut Piala pada Grammy Awards 2025
Hanya butuh waktu singkat, kariernya di Yezzy berkembang pesat yang akhirnya mengantarkannya pada jabatan Kepala Arsitektur, yang bertanggung jawab atas berbagai proyek inovatif.
Sebelumnya, dijelaskan bahwa Bianca pernah bekerja sebagai mahasiswa arsitek dan konsultan desain di DP Toscano Architects, yang merupakan seorang firma arsitektur di Collingwood, Melbourne, Australia.
Wanita yang lahir pada 5 Januari 1995 ini pernah menempuh pendidikan tinggi di University of Melbourne dan mendapatkan gelar sarjana dalam bidang arsitektur.
Bianca dikenal sebagai mahasiswi yang cerdas dan berbakat selama masa kuliahnya. Tak hanya itu, ia juga memiliki minat dan bakat yang kuat dalam desain dan seni.
Tak heran saat masih berkuliah, Bianca sudah memulai bisnis pertamanya dan membangun sebuah perusahaan bernama Nylons Jewelry, yakni perusahaan perhiasan.
Tak hanya berkarir dalam bidang arsitektur, ia juga memulai karirnya sebagai fashion desain, yang dikenal mampu menciptakan pakaian unik dan berani.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi