Suara.com - Jagat media sosial X (sebelumnya Twitter) ramai-ramai menunjukkan rasa bangga ke Damar Canggih Wicaksono, putra mendiang komedian Warkop DKI, Dono.
Damar ramai diperbincangkan lantaran punya rekam jejak karier sebagai seorang ahli nuklir di Benua Biru.
Putra Dono alias Wahjoe Sardono ini punya tempat bekerja yang bergengsi dan sontak diminta pulang oleh warganet untuk berkontribusi dalam pembangunan Tanah Air.
"Inilah sosok Damar Canggih Wicaksono, adalah anak kedua dari mendiang pelawak Dono Warkop yang saat ini anaknya berprofesi sebagai ahli nuklir. Damar menyelesaikan pendidikan S3 di bidang nuklir di Swiss dan sekarang bekerja di perusahaan luar negeri di Swiss," ketik seorang warganet, dikutip Selasa (5/2/2025).
Lantas, di mana sosok putra mendiang Dono ini bekerja?
Mahasiswa teladan berjaya di negeri orang
Dono telah membesarkan putranya ini dengan pendidikan terbaik. Bagaimana tidak, Damar sempat menjadi mahasiswa teladan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta mengambil jurusan Teknik Nuklir.
Setelah memperoleh gelar Sarjana Teknik pada tahun 2009, Damar terbang ke Eropa untuk belajar di École polytechnique fédérale de Lausanne (EPFL) pada tahun 2010 mengambil jurusan yang sama.
Baca Juga: Modus Penipuan Perbankan Makin Agak Lean, Begini Strategi BCA
Tak puas dengan gelar S1 dan S2, pemilik nama asli Damar Wicaksono itu akhirnya melanjutkan studi di kampus yang sama, kali ini mengambil doktorat di bidang fisika.
Damar lulus dengan memuaskan dan akhirnya magang di Leibstadt Nuclear Power Plant pada tahun 2011. Damar bekerja sebagai analis keamanan atau safety analyst di salah satu pembangkit listrik bertenaga nuklir terbesar di Swiss itu.
Tak butuh waktu lebih dari setahun, Damar melanjutkan program magang ke Paul Scherrer Institut (PSI) selama empat bulan sebagai analis.
Putra Dono ini akhirnya memperoleh pekerjaan tetap sebagai peneliti di Laboratory for Reactor Physics and System Behaviour di kampusnya. Lima tahun berangsur, Damar lalu pindah kerja ke ETH Zürich sebagai Postdoctoral Researcher.
Ditilik dari Linkedin, putra Dono kini bekerja sebagai peneliti di Helmholtz-Zentrum Dresden-Rossendorf (HZDR), salah satu pusat studi teknologi ternama di Jerman.
Kinerja Damar dalam bidang nulir pun tak diragukan. Ia sempat mendapat Best Paper Award dan Best Student Paper Award dari beberapa komunitas peneliti seperti Paul Scherrer Institut / NuklearForum Schweiz (2014), Japanese Nuclear Society (2014) serta American Nuclear Society (2015).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?