Suara.com - Industri fashion dan otomotif Indonesia kembali menunjukkan sinergi dalam Osaka Auto Messe 2025, yang mana busana batik karya Shizka Prive turut dipamerkan dalam program NMAA Great of Indonesia. Karya ini dipadukan dengan mobil Honda Civic Estilo EG6 bertema Street Racing, yang mengusung sentuhan seni batik khas Indonesia dengan tema "Batik Hokokai".
Busana batik yang dibawa ke Osaka Auto Messe 2025 mengusung tema "The Beauty of Java Sakura", sebuah interpretasi elegan dari perpaduan budaya Indonesia dan Jepang.
Bunga Sakura melambangkan kehidupan, keindahan, vitalitas, serta semangat, menjadi inspirasi utama dalam desain ini. Bunga ini juga dikenal sebagai simbol musim semi dan kelahiran kembali di Jepang.
Di sisi lain, Batik, sebagai warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO, mencerminkan identitas bangsa, kebanggaan, dan kesatuan masyarakat Indonesia.
"Kecantikan bunga Sakura dipadukan dengan Batik yang merupakan lambang identitas bangsa Indonesia, kebanggaan dan kesatuan masyarakat. Batik juga merupakan warisan budaya yang sangat berharga dan diakui sebagai warisan kemanusiaan oleh UNESCO," ucap Shizka Prive.
Perpaduan batik dan motif sakura dalam desain busana Shizka Prive menghasilkan harmoni estetika yang unik, menciptakan keselarasan antara budaya Timur yang berbeda, tetapi tetap memperlihatkan keindahan dan nilai-nilai luhur dari kedua bangsa.
Busana ini menggunakan bahan tule, organza, lace, dan printing katun, yang memberikan kesan elegan serta tetap menampilkan karakter khas batik Indonesia. Detail yang rumit serta sentuhan modern dalam pemilihan material membuatnya tampak anggun sekaligus bernilai seni tinggi.
Honda Civic Estilo EG6 dengan Batik Hokokai
Tak hanya busana, mobil Honda Civic Estilo EG6 yang dipamerkan dalam program NMAA Great of Indonesia juga membawa konsep Batik Hokokai dalam desainnya. Batik Hokokai sendiri merupakan motif batik yang berkembang di Indonesia dengan pengaruh kuat dari budaya Jepang, menampilkan pola-pola indah dengan unsur bunga sakura dan ornamen khas Nusantara.
Baca Juga: Makna Batik Rangrang, Motif Baju Bobby Kertanegara saat Terima Penghargaan dari Google
Mobil ini mengusung konsep Street Racing, dengan tampilan agresif dan dinamis, tetapi tetap menampilkan sentuhan budaya Indonesia dalam balutan motif batik yang memperlihatkan kearifan lokal di pentas otomotif global.
Keikutsertaan Shizka Prive dalam NMAA Great of Indonesia di Osaka Auto Messe 2025 menjadi bukti bahwa fashion dan otomotif Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan mendapat apresiasi di tingkat internasional.
Dengan menampilkan karya-karya terbaiknya, Indonesia terus membuktikan diri sebagai negara dengan kekayaan budaya yang dapat diadaptasi dan dipadukan dalam berbagai bidang, termasuk industri otomotif dan fashion.
Road to IMX 2025
Sebagai bagian dari persiapan menuju acara dan ajang untuk mempromosikan produk lokal, IMX 2025 nantinya akan menggelar Road to IMX Amerika: Car Meet Up at KJRI USA, 16 November 2025.
Selain itu ,demi memenuhi banyak permintaan di daerah, IMX akan menggelar series IMX dengan skala yang tak kalah dengan kemeriahan acara puncak di ICE BSD. Series IMX akan digelar di Semarang, Sam Poo Kong, 26 April 2025, dan Surabaya, PTC, 31 Mei 2025. Tiket IMX sudah dapat dipesan melalui www.imx.events.
Acara puncak IMX 2025 akan berlangsung pada 10-12 Oktober 2025, di ICE BSD, Hall 9-10, menghadirkan kemeriahan yang tidak boleh dilewatkan.
Berita Terkait
-
Kolaborasi Wirausaha Mandiri & Batik Kontemporer: Tembus Pasar Dunia dengan Karya Unik Ramah Lingkungan
-
Menguak Beda Makna Batik Jokowi dan Sri Sultan HB X, Diduga Corak Naga Tuai Perbincangan
-
Jokowi Bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Makna Batik Jadi Sorotan: Motif Ular...
-
Makna Batik Jokowi yang Dipakai Saat Bertemu Sri Sultan HB X, Diduga Bercorak Antaboga
-
Intip Padu Padan Kebaya Selvi Ananda di Acara Kenegaraan: Koleksi Perhiasan Tuai Omongan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie