Suara.com - Pemerintah memberikan kesempatan pada masyarakat untuk melakukan cek Kesehatan gratis. Program bantuan dari pemerintah ini berlaku mulai Februari 2025.
Mengutip ayosehat.kemkes.go.id, pemerintah membuka program Cek Kesehatan Gratis dengan tujuan membantu masyarakat hidup lebih sehat. Jenis pemeriksaan akan disesuaikan dengan kondisi tubuh dan usia.
Dengan mengikuti program cek Kesehatan gratis, masyarakat dapat mengetahui kondisi tubuh. Masyarakat juga dapat menjadi lebih cepat tahu jika memiliki penyakit tertentu sehingga lebih cepat ditangani.
Bila ada kekurangan dalam pemenuhan gizi dan lainnya, masyarakat jadi lekas tahu kekurangan mereka. Petugas Kesehatan yang memeriksa akan memberikan saran-saran apa saja yang harus dilakukan untuk menjaga Kesehatan atau untuk meningkatkan system imun tubuh.
Cara daftar Cek Kesehatan Gratis
Daftarkan diri Anda dan seluruh anggota keluarga untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis dengan cara sebagai berikut:
1. Download dan install Aplikasi Satu Sehat Mobile
2. Kalau sudah punya aplikasi SatuSehat Mobile, silahkan login.
3. Pilih jadwal pemeriksaan melalui aplikasi
4. Anda akan menerima notifikasi pengingat jadwal pemeriksaan melalui WhatsApp.
5. Datang ke fasilitas Kesehatan yang bermitra dengan BPJS Kesehatan, bawalah identitas diri. Bagi balita dan anak pra sekolah, bawalah buku Kesehatan ibu dan anak.
Syarat Cek Kesehatan Gratis
Program Cek Kesehatan Gratis ini dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, dari anak balita sampai lansia. Berikut rincian syarat Cek Kesehatan Gratis.
- anak dalam kandungan hingga balita umur 0-6 tahun akan dilaksanakan sesuai jadwal pemeriksaan di Puskesmas dan Posyandu.
- Anak usia 7-17 tahun dimulai pada Juli 2025.
- Lansia dilakukan dalam kurun Waktu dari hari ulang tahun +30 hari Puskesmas hingga klinik yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
- Isi formulir Cek Kesehatan Gratis melalui fitur Cek Kesehatan Gratis dari Aplikasi Satu Sehat Mobile tersebut di atas.
Jenis pemeriksaan
Cek Kesehatan gratis dari pemerintah ini berlaku untuk beberapa jenis pemeriksaan. Berikut daftar jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan melalui program Cek Kesehatan Gratis.
1. Bayi baru lahir
Pemeriksaan kepada bayi baru lahir di antaranya:
- deteksi dini hormone tiroid
- deteksi penyakit jantung bawaan
- deteksi dini pertubuhan anak.
Baca Juga: Mudik Gratis Lebaran 2025 ke Jawa-Madura dari Indogrosir, Cek Syaratnya
2. Balita dan anak prasekolah
Pada balita dan anak prasekolah, Cek Kesehatan Gratis akan memfoskukan pemeriksaan pada hal-hal berikut ini:
- Skrining tuberculosis
- Pemeriksaan pendengaran
- Pemeriksaan penglihatan
- Pemeriksaan kondisi gigi
- Pemeriksaan kondisi darah atau thalassemia
- Pemeriksaan diabetes melitus/gula darah tinggi.
3. Remaja dan dewasa
Pemeriksaan Kesehatan gratis untuk anak remaja dan dewasa meliputi:
- Tekanan darah
- Kadar kolesterol
- Gula darah
- Pemantauan resiko kardiovaskular
- fungsi paru untuk mendeteksi tuberculosis dan lainnya
- deteksi dini kanker payudara
- deteksi dini kanker leher Rahim
- deteksi dini kanker paru
- deteksi dini kanker usus
4. Lansia
Cek Kesehatan Gratis dari pemerintah untuk lansia meliputi:
- Pemeriksaan fungsi indra
- Kesehatan jiwa
- Kesehatan jantung
- Kesehatan hati
- Kesehatan geriatric
- Deteksi ganguan kardiovaskular
- deteksi gangguan paru
- deteksi gangguan kanker
Demikian itu informasi cara daftar cek Kesehatan gratis. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123