Suara.com - Pendidikan Marcell Siahaan dan Ahmad Dhani turut menjadi sorotan usai keduanya sama-sama ikut ‘nimbrung’ dalam kasus pelanggaran hak cipta antara Agnez Mo dengan Ari Bias.
Setelah maju ke meja hijau, Agnez Mo memang terbukti sudah membawakan lagu Bilang Saja ciptaan Ari Bias tanpa izin. Alhasil, ia pun dikenai denda sebesar Rp1,5 miliar.
Terkait hal tersebut, Marcell Siahaan menyebut bahwa Agnez Mo tidak perlu digugat. Sebab, ada perbedaan antara pemberian izin lagu dan pembayaran royalti.
Mendengar komentar Marcell Siahaan, Ahmad Dhani merasa bahwa tidak seharusnya pelantun Hanya Memuji tersebut berpendapat seperti itu. Ahmad Dhani bahkan ikut menyindir terkait latar pendidikan Marcell Siahaan.
“Inilah yang kusebut mereka yang merasa lebih ahli soal hukum daripada profesor saksi ahli hak cipta dan para hakim,” tulis Ahmad Dhani dalam postingannya hari Minggu (9/2/25).
Bersamaan dengan tulisan tersebut, Ahmad Dhani mengunggah sebuah berita berjudul “Harusnya Agenz Mo Tak Digugat Apalagi Divonis Denda Rp1,5 M. Ini Penjelasan Marcell Siahaan”.
“Jika belum S3, belum bisa jadi saksi ahli,” imbuh suami Mulan Jameela tersebut.
Lantas, seperti apa sebenarnya latar pendidikan Marcell Siahan dan Ahmad Dhani? Temukan jawabannya melalui informasi berikut.
Baca Juga: Apesnya El Rumi: Tonton Klub Kesayangan Degradasi ke Liga Nusantara
Pendidikan Marcell Siahaan
Meski belum lulus S3 seperti yang dikatakan Ahmad Dhani, Marcell Siahaan ternyata masih memiliki latar pendidikan yang berhubungan dengan hukum. Saat ini, Marell Siahaan diketahui memiliki gelar sarjana hukum dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.
Selain meraih gelar sarjana hukum, Marell juga sudah menyelesaikan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) pada tahun 2011 lalu dan juga Pendidikan Mediator Bersertifikat oleh Pusat Mediasi Indonesia yang bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) di tahun 2019.
Pria dengan nama asli Marcellius Kirana Hamonangan Siahaan ini juga sudah menyelesaikan Pendidikan Konsultan Kekayaan Intelektual di tahun 2020. Ini adalah program yang diadakan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia atau UI.
Ketertarikan Marcell Siahaan di dunia hukum ini tampaknya tidak terlepas dari peran sang ayah, Paian Siahaan yang merupakan advokat.
Pendidikan Ahmad Dhani
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Sentil Pongki Barata: Sisa-sisa Mental Inferior
-
Apesnya El Rumi: Tonton Klub Kesayangan Degradasi ke Liga Nusantara
-
Pendidikan Marcell Siahaan dan Ahmad Dhani, Saling Sindir di Medsos Soal Hukum
-
Makin Panas, Ahmad Dhani dan Marcel Siahaan Saling Sindir di Medsos
-
Anggaran Pendidikan Berkurang, Bagaimana Kualitas Sekolah ke Depannya?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung