Suara.com - Kasus pelanggaran hak cipta oleh penyanyi Agnez Mo berbuntut panjang. Sejumlah musisi dan penyanyi ikut bicara mengenai perkara tersebut.
Terkini musisi dan pentolan band Dewa 19 Ahmad Dhani terlibat saling sindir dengan penyanyi Marcell Siahaan mengenai masalah hak cipta.
Ini bermula dari postingan Ahmad Dhani di akun resmi Instagram @ahmaddhaniofficial. Dalam unggahannya, Ahmad Dhani memposting pernyataan Marcell mengenai kasus Agnez Mo.
Marcell menganggap Agnez Mo tidak layak digugat ke pengadilan apalagi sampai dihukum membayar denda Rp1,5 miliar gara-gara membawakan lagu berjudul "Bilang Saja" ciptaan Ari Bias.
Pernyataan Marcell ini diunggah Ahmad Dhani di akun Instagramnya. Ia menyebut Marcell merasa ahli hukum daripada profesor yang menjadi saksi ahli di perkara Agnez Mo.
"Inilah yang kusebut mereka yang merasa lebih ahli soal hukum daripada profesor saksi ahli hak cipta dan para hakim," kata Ahmad Dhani.
Lebih lanjut, suami Mulan Jameela ini menyinggung latar belakang pendidikan Marcell yang dianggapnya bukanlah sarjana hukum.
"Sarjana hukum, bukan. Once aja yang S1 hukum UI (Universitas Indoensia) gak berani nyanyi lagu-lagu Dewa19 lagi," tegas Dhani.
Komentar Ahmad Dhani yang menyinggung pendidikannya membuat Marcell Siahaan 'panas'. Dia lalu menyindir Ahmad Dhani lewat bio di Instagramnya.
Baca Juga: Deretan Riwayat Pendidikan Hukum Marcell Siahaan, Dikritik Ahmad Dhani Lebih Merasa Ahli
"Sarjana Hukum yang bersuara lumayan, berkepribadian ngangenin dan bercita-cita jadi drummer sungguhan," kalimat yang tertulis di bio Instagram @marcellsiahaans.
Dhani tampaknya menyadari tengah disindir Marcell Siahaan. Dia lalu menyunting isi postingannya mengenai Marcell.
"JIKA BELUM S3, BELUM BISA JADI SAKSI AHLI," tulis Ahmad Dhani membalas sindiran Marcell Siahaan.
Marcell Siahaan faktanya memang lulusan Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Tahun 2011, dia menyelesaikan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).
Tahun 2019, Marcell berhasil menyelesaikan Pendidikan Mediator Bersertifikat yang diselenggarakan oleh Pusat Mediasi Indonesia bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM).
Tahun 2020, Marcell berhasil menyelesaikan Pendidikan Konsultan Kekayaan Intelektual, yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berekerjasama dengan Universitas Indonesia.
Marcell dinyatakan lulus ujian profesi sehingga menjadikan Marcell kemudian dikenal juga sebagai Konsultan Kekayaan Intelektual dan resmi menjadi anggota dari Asosiasi Konsultan Hukum Kekayaan Intelektual (AKHKI) Indonesia.
Berita Terkait
-
Deretan Riwayat Pendidikan Hukum Marcell Siahaan, Dikritik Ahmad Dhani Lebih Merasa Ahli
-
Ahmad Dhani Cibir Marcell Siahaan: Inilah yang Merasa Lebih Ahli Soal Hukum daripada Hakim dan Profesor
-
Masih Hargai Senior, Momen Agnez Mo Berterima Kasih pada Ari Bias dan Ahmad Dhani Viral Lagi
-
Kekayaan Anji Manji yang Berani Bongkar Sisi Gelap Dunia Musik Indonesia
-
Beda Karier Musik Agnez Mo vs Ari Bias: Bak Langit dan Bumi, Kini Kisruh Royalti Lagu
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026
-
5 City Bike Bergaya Klasik Paling Ideal untuk Komuting dan Sepedaan Keliling Kota
-
Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius
-
PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat
-
The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?
-
Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja
-
Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
-
Sword of Justice Rilis Season 1.3.1 ke Game, Update PVE Raid Baru hingga Hadiah Eksklusif
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga