Suara.com - Ramadan merupakan momen yang dinantikan oleh banyak pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan.
Konsumsi masyarakat cenderung meningkat selama puasa, terutama untuk produk makanan, minuman, pakaian, serta perlengkapan ibadah. Agar dapat memaksimalkan peluang ini, berikut tips untuk menaikkan pendapatan di Ramadan 2025:
1. Jaga ketersediaan stok
Penjual sebaiknya menjaga ketersediaan stok pada semua fase, yaitu sebelum, saat, dan setelah Ramadan untuk mempertahankan pembeli. Pastikan produk, khususnya yang paling laris, memiliki stok yang cukup termasuk saat terjadi lonjakan pesanan di bulan Ramadan.
Manfaatkan juga fitur-fitur penjualan yang bisa memberikan informasi produk populer berdasarkan kategori dan lokasi penjual, serta kata kunci yang paling sering digunakan pembeli.
2. Lakukan live streaming di TikTok
Lakukanlah live streaming di TikTok setiap hari, bahkan tingkatkan durasi guna menjangkau lebih banyak pembeli. Sesuaikan juga diskon atau bentuk promosi lain untuk ditawarkan di jam-jam puncak live streaming agar penjualan di bulan Ramadan makin maksimal.
3. Buat short video
Frekuensi unggahan konten video pendek (short video) yang makin tinggi bisa meningkatkan jangkauan audiens termasuk saat Ramadan.
4. Pakai fitur iklan
Penjual bisa memanfaatkan fitur iklan untuk meningkatkan penjualan di Ramadan. Misalnya, dengan TopAds, toko/produk penjual bisa muncul pada halaman strategis.
Di sisi lain, dengan Shopping Ads, yang mencakup Product Shopping Ads, Video Shopping Ads dan LIVE Shopping Ads, toko/produk penjual bisa muncul pada halaman.
Berita Terkait
-
Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan
-
Warna Cloud Dancer Seperti Apa? Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026
-
10 Ide Menu Buka Puasa Sederhana, Hemat dan Praktis untuk Keluarga di Rumah
-
Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten
-
Decluttering saat Ramadan, Tren Mindful yang Bikin Hati dan Rumah Lebih Lega
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Pasangan Alumni LPDP Terancam Blacklist
-
Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?
-
Micellar Water Boleh Dipakai 3 Kali Sehari? Ini 7 Rekomendasi Aman Mulai Rp20 Ribuan
-
Gagal War Tukar Uang Baru di PINTAR BI? Ini Tips dan Panduan Lengkapnya
-
Viral di Jepang, Kini Tendon Premium Legendaris Ini Bisa Dinikmati di Indonesia
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
7 Beasiswa Fully Funded yang Tidak Wajib Pulang ke Indonesia, Alternatif LPDP
-
Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI
-
Cara Dapat Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas, Lengkap dengan Syarat dan Trik Jitu Biar Lolos
-
8 Rekomendasi Skincare Pencerah Wajah di Apotek Farmaku Mulai Rp30 Ribuan