Suara.com - Sebentar lagi umat Islam akan menyambut Ramadan 2025. Sebagai muslim dianjurkan untuk menunjukkan ekspresi suka cita akan kedatangan bulan istimewa ini.
Salah satu caranya dengan memberikan ucapan Marhaban Ya Ramadan. Namun, apa sebenarnya arti dari ungkapan tersebut?
Marhaban ya Ramadan adalah ungkapan dalam bahasa Arab yang secara harfiah berarti "Selamat datang wahai Ramadan". Namun, maknanya lebih dalam dari sekadar ucapan sambutan biasa.
Kata marhaban berasal dari akar kata rahaba (رَحِبَ) yang berarti "luas" atau "lapang". Dalam konteks penyambutan, ini menggambarkan penerimaan tamu dengan hati yang terbuka, kegembiraan, dan kesiapan menyediakan "ruang" khusus untuk kehadirannya.
Makna filosofis
Ungkapan ini mengandung makna:
- Pernyataan kesiapan mental dan spiritual umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa.
- Simbol sukacita menyambut bulan penuh berkah yang diyakini sebagai waktu turunnya Al-Qur'an.
- Ajakan untuk membersihkan diri dari kesalahan dan mendekatkan diri kepada Allah.
Penggunaan budaya
Di Indonesia, frasa ini kerap diucapkan secara lisan atau ditulis dalam kartu ucapan menyambut Ramadan, sering disertai tambahan doa seperti "Semoga Ramadan tahun ini membawa ketenangan dan ampunan".
Dengan memahami makna mendalam ini, ucapan marhaban ya Ramadan menjadi lebih bermakna daripada sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk komitmen spiritual untuk optimalisasi ibadah selama bulan suci.
Berita Terkait
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jadwal Puasa Sunah Bulan Juli 2026, Catat Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen