Suara.com - Cara bekerja di luar negeri yang resmi dan aman banyak dikulik oleh para anak muda, terutama yang menyuarakan tren #KaburAjaDulu di media sosial. Tagar ini muncul sebagai bentuk ungkapan kekecewaan kaum muda terhadap kondisi sosial dan ekonomi di Indonesia.
Mereka merasa sulit mendapatkan pekerjaan yang layak di negeri sendiri. Akibatnya, banyak dari mereka yang mempertimbangkan untuk mencari kehidupan yang lebih baik di luar negeri.
Namun, keputusan untuk bekerja di luar negeri harus diambil dengan perencanaan matang agar tetap aman dan legal. Berikut adalah 7 cara resmi dan aman yang dapat dilakukan untuk bekerja di luar negeri.
1. Mencari Lowongan Kerja Langsung di Situs Resmi Perusahaan
Banyak perusahaan asing mempublikasikan informasi lowongan kerja di situs resmi mereka. Anda dapat melamar langsung tanpa melalui perantara, sehingga lebih aman dan transparan.
Namun, pastikan situs yang dikunjungi adalah situs resmi perusahaan tersebut untuk menghindari penipuan. Periksa alamat domain dan cari informasi tambahan terkait kredibilitas perusahaan sebelum mengirimkan lamaran.
2. Menggunakan Aplikasi Job Search Internasional
Situs pencarian kerja seperti LinkedIn, Indeed, dan Glassdoor menyediakan berbagai lowongan kerja di luar negeri. Dengan menggunakan filter pencarian yang sesuai, Anda dapat menemukan posisi yang cocok berdasarkan bidang pekerjaan dan lokasi yang diinginkan.
Agar lebih kompetitif, pastikan CV yang dilampirkan sudah diperbarui dan mencantumkan keterampilan serta sertifikat bahasa asing.
3. Mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa
Bagi mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman bekerja di luar negeri, program pertukaran mahasiswa dapat menjadi pilihan menarik. Beberapa program memungkinkan peserta untuk bekerja paruh waktu selama masa studi. Pastikan program yang dipilih memiliki izin resmi agar terhindar dari penyalahgunaan atau praktik tidak etis.
4. Memanfaatkan Jaringan dan Koneksi Pribadi
Jaringan relasi yang luas dapat membantu dalam mencari peluang kerja di luar negeri. Jika memiliki kenalan atau teman yang sudah bekerja di luar negeri, cobalah untuk berdiskusi dan mencari tahu apakah ada kesempatan yang sesuai. Banyak peluang kerja yang tidak selalu diiklankan secara publik tetapi dapat diperoleh melalui referensi dari orang yang sudah lebih dulu bekerja di negara tujuan.
Baca Juga: Blak-blakan! Respons Mahfud MD soal Tagar Kabur Aja Dulu: Jujur, Saya Masih Hidup Aman dan Nyaman
5. Mengikuti Acara Karier Internasional
Banyak perusahaan multinasional mengadakan job fair atau acara karier internasional untuk merekrut tenaga kerja dari berbagai negara. Acara ini merupakan kesempatan emas untuk bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan, menggali informasi terkait proses seleksi, serta membangun koneksi profesional.
6. Mengajukan Mutasi ke Kantor Cabang Perusahaan Multinasional
Jika sudah bekerja di perusahaan yang memiliki kantor cabang di luar negeri, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengajukan mutasi. Beberapa perusahaan memberikan kesempatan bagi karyawan mereka untuk bekerja di kantor luar negeri sebagai bagian dari program pengembangan karier.
7. Menggunakan Jasa Agen Penyalur Tenaga Kerja Resmi
Jika ingin bekerja di luar negeri melalui agen penyalur tenaga kerja, pastikan agen yang dipilih telah terdaftar secara resmi dan memiliki izin dari pemerintah. Agen penyalur biasanya menawarkan berbagai posisi kerja mulai dari tenaga profesional, pekerja migran, hingga program magang dan sukarelawan.
Itulah 7 cara bekerja di luar negeri yang resmi dan aman. Dengan langkah yang tepat dan persiapan yang matang, impian untuk berkarier di luar negeri dapat terwujud.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan
-
4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI