Suara.com - Musisi Fariz RM kembali tertangkap karena kasus narkoba untuk keempat kalinya. Fariz RM ditangkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di Bandung, Jawa Barat.
Fariz RM pertama kali ditangkap kasus narkoba pada 2007 saat razia di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan. Kedua, musisi legendaris ini ditangkap pada 2015 lalu di kediamannya.
Pada penangkapan yang ketiga, Fariz RM terciduk di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan pada 2018 silam. Dalam penangkapannya keempat ini, polisi menyita barang bukti berupa sabu dan ganja.
Kali ini, Fariz RM ditangkap bersama asistennya, ADK. Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Telly Areska Putra mengungkapkan jika sang musisi memberi upah ADK Rp100 ribu hingga Rp200 ribu untuk membeli ganja dan sabu.
Sudah ditangkap berkali-kali karena kasus narkoba, dari mana saja sumber penghasilan Fariz RM?
Kariernya sebagai penyanyi tentu menjadi sumber pemasukan utama Fariz RM. Pemilik nama Fariz Roestam Moenaf ini telah mulai karier musiknya sejak usia 12 tahun.
Sepanjang kariernya, Fariz RM telah menghasilkan banyak album solo. Paman Sherina Munaf ini pertama kali merilis album solo pada 1980 bertajuk Sakura.
Banyak album solo populer yang telah dirilisnya. Fariz juga merilis album bersama sejumlah band, salah satunya Badai Pasti Berlalu.
Lagu-lagu yang telah dihasilkan oleh Fariz RM banyak dipopulerkan oleh para penyanyi-penyanyi lain. Dengan demikian, musisi legendaris satu ini juga mendapatkan penghasilan dari royalti lagunya.
Baca Juga: 4 Kali Ditangkap Polisi, Masalah Keluarga dan Tekanan Popularitas Jadi Alasan Fariz RM Nyabu Lagi
Pada 2022 lalu, Fariz RM menerima royalti dari Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Pelari Nusantara (Pencipta Lagu Rekaman Indonesia Nusantara) untuk pertama kalinya sepanjang karier bermusik.
Pelari Nusantara membagikan royalti bagi para anggotanya, salah satunya adalah Fariz RM. Pelantun lagu "Sakura" ini disebut mendapatkan royalti terbanyak, yaitu sebesar Rp12,5 juta kala itu.
Fariz RM juga mendapatkan royalti dari bisnis karaoke yang menyanyikan lagu-lagunya, seperti Sakura.
Tag
Berita Terkait
-
4 Kali Ditangkap Polisi, Masalah Keluarga dan Tekanan Popularitas Jadi Alasan Fariz RM Nyabu Lagi
-
Kronologi Lengkap Penangkapan Fariz RM: dari 2007 Hingga 2025
-
Suruh Asisten Beli Narkoba, Fariz RM Kasih Upah Rp 200 Ribu
-
Jejak Hitam Fariz RM, Paman Sherina Munaf yang Berkali-kali Terjerat Narkoba hingga Terancam 20 Tahun Penjara!
-
Selain Tersandung Kasus Narkoba Empat Kali, Fariz RM Juga Pernah Terseret Peledakan Bom
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar